130 Rumah Siap Huni Siosar Belum Ditempati Pengungsi Sinabung

KARO - (16/6) 103 rumah siap huni di Kawasan Agropolitan, Siosar Kecamatan Merek, belum ditempati oleh pengungsi Sinabung dikarenakan lokasinya yang sangat jauh dari kota dan belum ada fasilitas yang memadai di lokasi Siosar tersebut. Sekretaris BPBD Kabupaten Karo, Sumatera Utara Johnson Tarigan mengatakan bahwa rumah yang sudah selesai dibangun saat ini 130 rumah dan akan digunakan untuk relokasi pengungsi dari Desa Bekerah “Rumah-rumah lain sedang dibangun dan ini merupakan kerjasama dengan TNI Kodam Bukit Barisan untuk proses pembangunannya. Dana tersebut kami peroleh dari BNPB,” tutur Johson. Ia menambahkan bahwa masih banyak pengungsi Sinabung yang memiliki lahan pertanian yang jauh dari lokasi Siosar sehingga menyulitkan mereka jika mereka pindah ke sana. Lokasi Siosar tersebut sudah disetujui oleh Kementerian Kehutanan dan sudah diserahkan ke Pemda setempat seluas 250 hektar dan 400 hektar untuk lahan pertanian mereka. Saat ini para pengungsi dari 7 desa yang sudah keluar dari posko pengungsian yaitu Desa Sukameriah, Bekerah, Simacem, Kuta Tonggal, Berastepu, Gamber dan Guru Kinayan sudah diberi uang sewa rumah Rp. 300.000 dan sewa lahan Rp 2.000.000. ”Pemberian uang tersebut sudah diberikan dari Juni tahun lalu dan akan berakhir Juni ini,” cetusnya. Rencana pembangunan huntap ini sebanyak 370 rumah dan jalan sepanjang 9,2 Km menuju lokasi Siosar merupakan dana dari BNPB yang dikelola BPBD Kabupaten Karo. Saat ini total pengungsi sebanyak 10.714 jiwa dari 10 pos penampungan yang berasal dari 11 desa dan yang menetap di hunian sementara sebanyak 6.179 jiwa. Sementara itu dikonfirmasi melalui pesan singkat Direktur Penilaian Kerusakan, Kedeputian Rehabilitasi dan Rekontruksi, Ir. Neulis Zuliasri M.Si menyatakan bahwa kebutuhan untuk relokasi sinabung 2.053 kk sebesar Rp. 713,8M. "Saat ini dana yang digunakan di Sinabung adalah dana siap pakai BNPB. Proses pencairan dana bantuan RR masih perlu waktu. Saat ini sedang disusun peraturan menteri keuangan tentang mekanisme hibah bantuan RR dari pemerintah pusat ke Pemda” tambahnya.

Related posts