30 ORANG LUKA DAN 5.286 RUMAH RUSAK AKIBAT GEMPA DI LOMBOK

Gempabumi 5,4 SR yang terjadi Sabtu (22/6 pukul 12.42 Wib) dengan pusat gempa di darat pada kedalaman 10 km dan berlokasi 14 km barat laut Lombok Barat telah menyebabkan banyak kerusakan. Guncangan gempa dirasakan III-IV MMI di Lombok, II-III MMI di Kuta, Denpasar, Gianyar, dan Karangasem Bali.
Berdasarkan pendataan dampak gempa menimbulkan 30 orang luka yaitu 5 luka berat dan 25 orang luka ringan. Kerusakan yang terjadi adalah 5.286 rumah rusak meliputi 3.243 unit rumah rusak ringan, 1.321 unit rumah rusak sedang dan 722 unit rumah rusak berat. Kerusakan bangunan terparah terjadi di Kec.Tanjung (Ds.Teniga, Medana, Sokong, Tanjung, Tegal Maja, Jenggala), Kec.Gangga (Ds.Bentek), dan Kec. Pemenang (Ds Pemenang Timur, Sigern Panjalin) Kab.Lombok Utara Provinsi NTB
Upaya penanganan masih terus dilakukan oleh BPBD, TNI, Polri, Tagana, PMI dan relawan. Pengamanan dikoordinir oleh Polres Lombok Utara. Tenda pengungsi didirikan di 5 titik di 3 Kecamatan yakni: 1.Kec.Tanjung (Ds.Jenggala,Dsn.Montong); 2.Kec.Tanjung (Ds.Teniga, Dsn Dasan Tengah); 3.Kec.Tanjung (Ds.Medana, Dsn.Gol); 4.Kec.Gangga (Ds.Bentek); dan 5.Kec. Pemenang (Ds.Pemenang Timur). Dapur umum sudah didirikan dan bantuan diberikan kepada masyarakat.
Ditempat lain bencana banjir bandang terjadi di Kab Sumba Timur, Prov NTT pada Sabtu 22/6 pukul 15.30 Wib. Meluapnya Sungai Laiwila di desa Kaliuda Kec Pahunggalodu mengakibatkan jembatan Laiwila dengan bentangan 15 meter dan lebar 4 m terputus total sehingga akses transportasi antar kec Pahunggalodu dan kec Wulla terputus.  Banjir bandang juga menyebabkan 1 anak laki-laki umur 3,5 thn nama Donihansel Kahoru Dillu meninggal terbawa banjir. 2 buah rumah hanyut terbawa banjir, lahan pertanian siap panen 18 ha tergenang air.

Related posts