Asesmen Pemetaan Pegawai di Lingkungan BNPB

JAKARTA - Kepegawaian BNPB melakukan asesmen pemetaan pegawai di lingkungan BNPB, di lantai 15, Graha BNPB (8/2). Sebanyak 92 Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerja BNPB diundang untuk mengikuti asesmen yang dilakukan selama satu hari ini. 

Kepala Biro Umum BNPB, dr. Bagus Tjahjono,M.P.H memberikan arahan sekaligus membuka acara. Indikator kepegawaian yang baik di lingkungan pegawai negeri adalah, adanya kaderisasi, adanya absensi yang selalu datang tepat waktu, kinerja yang baik, komitmen atau loyalitas dan asesmen. "Asesmen adalah hal yang paling objektif untuk mengukur kompetensi pegawai yang kompeten berdasarkan hasil yang terbaik dari asesmen. Peraturannya sudah teruji dan baku, serta ada tiga tahapan yang akan dilakukan, yaitu tes tertulis, wawancara dan FGD," ucap Kepala Biro Umum.

Menurut Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 23 tahun 2011 tentang Pedoman Penilaian Kompetensi Pegawai Negeri Sipil. Asesmen adalah metode terstandar yang dilakukan untuk menilailmengukur kompetensi dan prediksi keberhasilan PNS dalam suatu jabatan dengan menggunakan alat ukur simulasi paling kurang 2 (dua) simulasi disamping alat ukur psikotes, kuesioner kompetensi, dan wawancara kompetensi berdasarkan persyaratan kompetensi jabatan dan dilakukan oleh beberapa Assessor. (acu). 

Related posts