Atasi Asap Presiden dan Kepala BNPB Kunjungi Sumsel

PALEMBANG- Presiden Jokowi beserta rombongan mengunjungi Sumsel pada (29/10/2015) yang didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Willem Rampangilei, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, dan Menteri Kesehatan Nila Moeloek. Presiden juga didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung,  dan Kepala Staf Presiden Teten Masduki. Tujuan kunjungan tersebut untuk mengecek perkembangan penanganan pemadaman Kebakaran hutan dan lahan, kesiapan petugas pemadaman dan fasilitas rumah singgah/evakuasi.

Dalam kunjungan ke beberapa daerah yang terkena dampak kabut asap, selain melihat titik api, Presiden juga selalu ingin melihat penanganan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang terkena dampak kabut asap. meninjau Rumah Sakit Umum Kayu Agung di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, rumah evakuasi dan kantor pos. Presiden Jokowi beserta rombongan langsung menuju Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kota Kayu Agung. Kabupaten OKI merupakan daerah yang terdampak kabut asap cukup parah selama 3 bulan terakhir. Mereka akan  menempuh perjalanan darat melewati jalan lintas Timur (jalintim) dari Palembang menuju Kayu Agung (ibu kota Kabupaten Ogan Komering Ilir/ OKI) yang berjarak sekitar 71 kilometer. Dalam agenda, perjalanan menuju OKI menggunakan helikopter, namun berubah menjadi perjalanan darat.

Dalam kunjungan tersebut Kepala BNPB Willem Rampangilei  mengatakan titik api kebakaran hutan di Sumatra dan Kalimantan telah turun akibat guyuran hujan pada Rabu (28/10). Bencana kabut asap akibat pembakaran lahan dan hutan hingga saat ini belum juga selesai penanganannya, yang menyebabkan jutaan orang terpapar berbagai penyakit infeksi saluran pernafasan akut (ISPA). Bencana asap tahun ini merupakan yang terparah dibanding tahun terakhir bencana asap melanda Indonesia” kata Willem. (adi)

Related posts