Banjir Kali Winongo, 150 Jiwa Mengungsi

YOGYAKARTA - Hujan deras di bagian utara Yogyakarta hingga di Gunung Merapi telah menyebabkan banjir akibat meluapnya Kali Winongo di Kota Yogyakarta pada Sabtu (12/3) pukul 19.30 Wib. Banjir  akibat meluapnya Kali Tempuran dan Kali Winongo di RT 19/8 Dusun Kragilan, Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman Provinsi DIY yang mengakibatkan 15 rumah terendam setinggi 1 - 1,5 meter. 15 rumah yang terendam banjir hingga ketinggian 1 - 15 meter meliputi rumah milik: 1. Ngadino,45 th 2  RIgo,50 th 3.Rinto 56 th 4.Parno 40 th 5.Dauhuri57 th 6.Budiyono 37 th 7.Puji lestari  42 th 8.Harsono 35 th 9.Suyitno 33 th 10.Rojak 49 th 11.Giyanto 60 th 12.Harsono 45 th 13.Sarmiyati 40 th 14.Mmoktar 53 th 15.Heri witoko 43 th Untuk antisipasi warga pindah ke tempat yg lebih tinggi. Ada sekitar 150 jiwa yang mengungsi ke tempat yang lebih aman. Aliran sungai sudah mulai surut dan warga mulai membersihkan. Tidak ada laporan korban jowa. Ada beberapa rumah yang rusak berat akibat tertimpa talud ambrol dan sebagia  terkena arus deras yang berada di bantaran sungai di RT 1, RW 1, Kampung Jlagran, Kelurahan Pringgokusuman, Kecamatan Gedongtengen, DIY.  Selain itu, Sungai Code di Bintaran Yogyakarta tinggi muka air sudah mulai masuk ke rumah warga. Tinggi sekitar 80 cm. Warga mulai evakuasi ke Gereja Bintaran. Banjir ini adalah banjir kiriman dari bagian hulu mengingat di Kota Yogyakarta tidak hujan. Tiba-tiba debit Kali Winongo meningkat cepat.  BPBD Sleman, BPBD Provinsi DIY masih melakukan pendataan dampak banjir. Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB.

Related posts