Banjir Rendam 271 Rumah di Kabupaten Sijunjung

JAKARTA – Hujan deras memicu banjir yang merendam 271 rumah di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat pada Rabu (6/1). Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan debit air dua sungai besar di Kecamatan Kamang Baru meluap. Meluapnya air sungai yang terjadi sekitar pukul 02.00 dini hari menghantam rumah-rumah di tiga nagari, yaitu Sungai Lansek, Kamang, dan Si Aua.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sijunjung melaporkan 271 rumah terendam banjir dengan detail sebagai berikut, Nagari Sungai Lansek 47 rumah (52 KK), Kamang 23 rumah (26 KK) dan Si Aua 201 rumah (221 KK). Pemerintah setempat melaporkan bahwa banjir mulai surut pada pukul 10.00 pagi waktu setempat.

Mengantisipasi banjir susulan, BPBD telah melakukan evakuasi warga ke tempat yang lebih tinggi. Proses evakuasi ini dilakukan bersama dengan partisipasi warga setempat. BPBD melaporkan bahwa tidak ada korban jiwa karena kejadian banjir ini, sedangkan dampak yang menyebabkan kerugian masih dilakukan pendataan di lapangan.

Sementara itu, tanah longsor juga terjadi di wilayah Provinsi Sumatera Barat. BPBD Kabupaten 50 Kota melaporkan bahwa tebing pada jalan Sumbar – Riau mengalami longsor pada hari ini (6/1), pukul 05.00 WIB. Hujan deras telah memicu terjadinya longsor tersebut. Material longsor menimbun jalan sepanjang 10 m yang memutuskan akses di Kilo 159, dari arah kota Padang menuju Pekanbaru, Riau.

Namun demikian, tim gabungan dari berbagai lembaga telah membersihkan material longsor sehingga jalan dapat diakses oleh masyarakat. Tidak ada korban pasca longsor di wilayah Kabupaten 50 Kota.


Related posts