BANTUAN MASYARAKAT INDONESIA DI LUAR NEGERI UNTUK KORBAN BENCANA

Jakarta (10/4)_Banyaknya kejadian bencana di tanah air yang menimbulkan korban jiwa, harta benda, lingkungan, dan kerusakan/kerugian dalam bentuk lain, telah mendorong masyarakat Indonesia di dalam dan luar negeri untuk berpartisipasi dalam penanggulangan bencana. Hal ini sangat positif, karena partisipasi dalam penyedian bantuan bencana tersebut dapat mendorong semangat gotong-royong, kesetiakawanan, dan kedermawanan serta membantu pemerintah dalam penyediaan bantuan untuk meringankan beban penderitaan korban bencana.
Dalam beberapa bulan terakhir, BNPB telah menerima partisipasi masyarakat Indonesia di Perth (Australia) dan terakhir (tanggal 28 Maret 2014) dari masyarakat Indonesia di Kuala Lumpur (Malaysia). Bantuan tersebut diserahterimakan dalam bentuk uang tunai yang akan digunakan untuk membantu korban bencana, khususnya erupsi dan banjir di beberapa daerah. Selama ini KBRI/Perwakilan RI di luar negeri telah memfasilitasi partisipasi masyarakat Indonesia di luar negeri. Ini sangat menggembirakan oleh karena antusiasme, simpati, dan empati masyarakat terhadap korban bencana semakin meningkat. Hal ini membuktikan, bahwa penanggulangan bencana adalah urusan bersama, bukan hanya tanggungjawab pemerintah. 
KBRI/Perwakilan RI di luar negeri juga telah membantu partisipasi masyarakat internasional/negara sahabat, termasuk bantuan dari negara Timor Leste dan Brunei Darussalam  baru-baru ini. Pertanggungjawaban penggunaann bantuan tersebut akan dilakukan berdasarkan mekanisme pengelolaan hibah/sumbangan baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Pemerintah/BNPB menilai, bukan besaran jumlah bantuan akan tetapi lebih kepada semangat gotong-royong dan kesetia-kawanan sosial sebagai budaya bangsa Indonesia yang harus dipertahankan. 

Related posts