Bantuan Pengerahan Pesawat Asing Murni Bantuan Kemanusiaan

JAKARTA – Bantuan pengerahan pesawat asing dari Singapura, Malaysia dan Australia merupakan bantuan kemanusiaan yang murni dan tidak ada sesuatu yang diharapkan oleh negara-negara tersebut. Bantuan 1 heli Chinook dari Singapura, 1 pesawat Bombardir 415 MP dari Malaysia dengan kapasitas air 6 ton dan Pesawat Hercules L 100 dengan kapasitas 15 ton air digunakan untuk melakukan pemadaman di Palembang, Sumatera Selatan.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Dr. Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan saat jumpa pers bersama Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson hari ini (11/10). “Saat ini baru ada tiga negara yang memberikan bantuan pesawat untuk pemadaman lahan khususnya di Ogan Komering Ilir dan Musi Banyu Asin, Sumatera Selatan,” cetusnya. Ia menambahkan bahwa Indonesia membutuhkan pesawat yang lebih besar dengan kapasitas pengangkutan air yang lebih banyak dan diprioritaskan ke Sumatera Selatan. “Yang menjadi masalah adalah lamanya pesawat itu di Indonesia, Australia hanya 7 hari, Singapura 13 hari dan Malaysia 5 hari,” tambahnya.

Sementara itu Duta Besar Australia Paul Grigson menyatakan antusiasnya dalam bekerjasama dengan Indonesia. Australia memahami ada ribuan orang yang terdampak kabut asap ini dan juga ada beberapa provinsi yang sangat parah. “ Perdana menteri Australia dan saya sangat berterimakasih kepada Pemerintah New South Wales karena telah memberikan ijin pada pesawat hercules tersebut dan kru ahli untuk pengerahan bantuan pemadaman kebakaran lahan dan hutan di Indonesia,” paparnya. Ia menekankan pentingnya kerjasama kemanusiaan ini dan menyatakan bahwa Australia akan selalu siap mendukung Indonesia sebagai negara tetangga yang terdekat sesuai yang dibutuhkan. 

Related posts