Mulailah mengetik pada pencarian di atas dan tekan tombol kaca pembesar untuk mencari.

Banjir Bandang di Labuhanbatu Surut

Dilihat 1399 kali
Banjir Bandang di Labuhanbatu Surut

Foto : Debit air Sungai Aek Pala meningkat setelah hujan lebat mengguyur wilayah Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatra Utara pada Jumat (1/12). (BPBD Kabupaten Labuhanbatu)

JAKARTA – Banjir bandang yang melanda wilayah pemukiman dan lokasi wisata di Desa Janji, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatra Utara, surut pada hari ini, Sabtu (2/12). Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa yang terjadi pada pukul 20.00 WIB.

Hujan lebat yang terjadi pada Jumat lalu (1/12) menyebabkan debit air Sungai Aek Pala sehingga banjir bandang tak dapat dihindari di bagian hilir. Pemukiman warga dan tempat wisata Aek Pala terdampak bencana tersebut. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan fasilitas umum dan melumpuhkan ekonomi masyarakat setempat. Kepala Pelaksana BPBD Labuhanbatu Darwin Yusmah mengatakan, banjir bandang mengakibatkan kerusakan di dua dusun.

Banjir bandang juga mengakibatkan terganggunya aktivitas warga di Dusun Aek Pala dan Dusun Lobu Indah water-boom yang  terkena dampak banjir bandang,” ujar Daniel Hamonangan Manurung, analis kerusakan fisik BPBD Kabupaten Labuhanbatu, Sabtu (2/12).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Labuhanbatu mencatat 250 KK di Dusun Aek Pala dan Lobu Indah terdampak bencana banjir bandang tersebut. Hasil kaji cepat BPBD menyebutkan bangunan rumah mengalami rusak berat. BPBD masih mendata tingkat kerusakan warga. 

Selain itu, fasilitas umum berupa tanggul dan beronjong penahan air Sungai rusak berat. Arus kuat banjir bandang menggerus fasilitas itu. Kondisi ini dapat memicu longsoran di daerah lereng yang terdapat fasiltias tempat ibadah. 

Sedangkan tempat wisata pemandian Aek Pala dan pemandian water-boom Dusun Lobu Indah sementara waktu ditutup untuk umum. 

Merespons kejadian itu, BPBD setempat telah mengimbau warga untuk mengantisipasi potensi bahaya susulan. Hal tersebut mewaspadai curah hujan tinggi di tengah musim penghujan. Personel BPBD dan unsur terkait turun ke lokasi untuk memberikan pertolongan dan memastikan proses penyelamatan warga. 

Bencana serupa juga menerjang wilayah lainnya di Sumatra Utara. BNPB memonitor banjir bandang juga menerjang Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Jumat (1/12) pukul 21.25 WIB.

Menyikapi potensi bahaya hidrometeorologi basah, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang, selama musim hujan, BNPB  mengimbau BPBD dan warga untuk selalu waspada dan siap siaga. Esok hari, Minggu (3/12), Kecamatan Bilah Barat masih berpeluang terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. 


Abdul Muhari, Ph.D. 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB

Penulis

Admin


BAGIKAN