Mulailah mengetik pada pencarian di atas dan tekan tombol kaca pembesar untuk mencari.

BNPB Operasikan TMC Guna Mendukung Perhelatan Sail Teluk Cenderawasih 2023

Dilihat 802 kali
BNPB Operasikan TMC Guna Mendukung Perhelatan Sail Teluk Cenderawasih 2023

Foto : Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat Agus Riyanto, S.T., M.M. (menggunakan rompi hijau) melakukan pemantauan secara langsung ke Posko TMC di Baseops Lanud Manuha, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua pada Selasa (21/11). (Muhammad Arfari Dwiatmodjo)

BIAK NUMFOR – Perhelatan nasional bertajuk Sail Teluk Cenderawasih (STC) 2023 digelar di beberapa wilayah Provinsi Papua mulai 21 hingga 27 November 2023. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turut terlibat dalam kelancaran perhelatan terkait pariwisata dan mengenalkan potensi bahari dan maritim Papua sebagai beranda Indonesia di wilayah Pasifik ini, salah satunya dengan melaksanakan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Kabupaten Biak Numfor selaku lokasi yang ditunjuk menjadi puncak acara STC 2023.

Untuk memastikan operasi berjalan dengan lancar, Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat Agus Riyanto, S.T., M.M. melakukan pemantauan secara langsung ke Posko TMC di Baseops Lanud Manuha.

“TMC dilakukan dari BNPB, BMKG, BRIN, TNI AU dan unsur lainnya. Tadi kita telah melakukan pengecekan dan rapat koordinasi bersama persiapan dukungan pelaksanaan STC 2023,” ucap Agus.

Operasi TMC akan dilakukan selama empat hari ke depan yaitu 21 hingga 24 November 2023 dengan rincian hari pertama dilakukan dua sorti, hari kedua dan ketiga terbang dengan empat kali sorti, serta hari keempat sebanyak dua sorti. Adapun dalam satu sorti ditebar satu ton garam, sehingga total sebanyak dua belas ton garam akan ditumpahkan di langit Biak Numfor. 

“Kami menyiapkan armada pesawat Cessna 208 Caravan dan material 12 ton garam dalam pelaksanaan TMC untuk mereduksi curah hujan yang tinggi atau menggeser hujan. Semoga dengan adanya TMC, acara puncak STC nanti diharapkan cuaca kondusif sehingga pelaksanaan event berjalan lancar,” lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama Tri Handoko Seto selaku Perekayasa Utama BMKG yang juga hadir di lokasi menyatakan, prakiraan BMKG ada potensi cuaca ekstrem di Biak Numfor, oleh karena itu perlunya operasi TMC dilakukan.

“Kami dari BMKG memperkirakan adanya potensi cuaca ekstrem, kita tahu sekarang musim transisi kemarau ke hujan. Hari ini operasi hari pertama, dua sorti penerbangan juga untuk melihat pertumbuhan awan dan spot yang harus diperhitungkan, supaya besok dan lusa kita bisa lebih masif. Besok dan lusa akan empat sorti per hari, harapannya potensi cuaca ekstrem yang mungkin timbul bisa kita intervensi,” ungkap Seto.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terjun pada perhelatan STC 2023 ini sebagai Panitia Nasional Penyelenggara STC 2023. Hal itu dituangkan dalam Keputusan Menko Marvest No. 33 Tahun 2023, di mana Kepala BNPB bertugas sebagai Anggota Pengarah STC 2023. Sementara itu Direktur Sistem Penanggulangan Bencana BNPB sebagai Anggota Bidang Pengamanan, Keselamatan dan Kesiapsiagaan Bencana.


Abdul Muhari, Ph.D. 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB

Penulis

Admin


BAGIKAN