Mulailah mengetik pada pencarian di atas dan tekan tombol kaca pembesar untuk mencari.

BNPB Optimalkan Layanan Pengaduan di Provinsi Bengkulu

Dilihat 682 kali
BNPB Optimalkan Layanan Pengaduan di Provinsi Bengkulu

Foto : Kegiatan Sosialisasi Unit Layanan Pengaduan di Bengkulu, Kamis (22/2) (Inspektorat BNPB)

BENGKULU- Badan Nasional Penanggulangan Bencana melalui inspektorat BNPB mengadakan sosialisasi Unit Layanan Pengaduan (ULP) dengan Tagline "Berani Lapor Hebat" di Hotel Mercure, Bengkulu pada Kamis (22/2/2024).

Dalam sambutannya Inspektur III BNPB Saeful Alam menyampaikan bahwa BNPB secara rutin melaksanakan sosialisasi ini sebagai awal pencegahan anti korupsi bekerja sama dengan Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Bengkulu. Pengelolaan pengaduan pelayanan publik adalah bagian penting untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan pemerintah, diantaranya adalah memenuhi hak masyarakat akan pelayanan publik yang optimal.

“Peningkatan kualitas pelayanan publik dapat dilakukan melalui penyelesaian pengaduan yang cepat dari penyedia layanan dalam hal ini instansi pemerintah. Segala bentuk kritik maupun aduan yang disampaikan masyarakat pada suatu instansi merupakan sebuah koreksi untuk perbaikan pelayanan itu sendiri ke depannya. Semua apa yang dikerjakan oleh BNPB, BPBD dan Instansi lainnya adalah semua pertanggungjawabannya jelas, pertanggangjawaban kepada rakyat juga sama dan tidak merugikan negara sesuai dengan fungsinya. Sebagai informasi, identitas pemohon pengaduan dan semua yang akan disampaikan pada ULP ini akan menjadi rahasia, tidak akan bocor kemana-mana. Jadi diharapkan komitmen kita semua untuk berani mengatakan hal yang benar" ujar Saiful.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Jaduliwan menyampaikan bahwa ia menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut, karena Bengkulu menjadi salah satu pusat perhatian dari BNPB terutama terkait bantuan sarana dan prasarana yang sudah disalurkan ke Bengkulu. 

“Kegiatan sosialisasi ULP merupakan pengelolaan layanan pengaduan yang dikelola dengan baik memiliki arti yang sangat penting. Bagi penyelenggara pelayanan publik dapat melakukan evaluasi terhadap pelayanan publik yang diberikan khususnya layanan pangaduan. Agar mendapatkan masukan yang baik dari pengguna layanan, suatu unit penyelenggara layanan sebaiknya melakukan inovasi dalam mengelola unit pengaduannya. Seluruh Aparatur Pemerintah wajib meningkatkan pengetahuan dan skill mengikuti tren pesatnya perkembangan teknologi informasi. Hadirnya ULP di era demokrasi yang membawa masyarakat dapat mengkritisi program dan kegiatan Pemerintah melalui unit layanan pengaduan. Saya apresiasi pihak BNPB yang menjadikan Provinsi Bengkulu menjadi salah satu tujuan dilaksanakannya sosialisasi ini. Saya berharap BPBD Kabupaten/Kota se-Bengkulu dapat menerima materi ini dan dapat mengaplikasinya di lapangan sesuai ketentuan," tandasnya.

Dikesempatan yang sama dalam paparannya Plt. Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu Deddy Yudistira menyampaikan pengaduan pelayanan publik merupakan bagian penting dalam menyelenggaraan pelayanan publik.

“Pemerintah membutuhkan strategi penanganan pengaduan dalam rangka peningkatan pelayanan publik. Hadirnya ULP memudahkan dalam penyampaian pengaduan bagi masyarakart. ULP dapat juga sebagai informasi kebijakan proses pelaksanaan perbaikan pelayanan publik melalui pengelolaan pengaduan.  Masyarakat dapat berpartisipasi dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan publik tersebut. Pelayanan yang berkualitas ini akan menjadi tolok ukur bagi kinerja instansi pemerintah. Pelayanan publik harus responsif terhadap segala perubahan dan tuntutan masyarakat. Responsivitas ini menjadi penting bagi peningkatan transparansi serta akuntabilitas. Diharapkan aparatur pemerintah hendaknya agar tetap menjaga nama baik instansi dengan melaksanakan pekerjaan yang sebaik-baiknya dan harus menjunjung tinggi integritas” ujar Deddy. 

Pengaduan masyarakat merupakan kesempatan bagi instansi pemerintah untuk melakukan evaluasi dan perbaikan. Selain itu, sebagai media pemerintah dalam memberikan jawaban atas keluhan masyarakat. Adapun aplikasi ULP tersebut dapat diakses pada dumas.bnpb.go.id. 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Polda Bengkulu, Korem 041/Gamas Bengkulu, Lanal Bengkulu, SAR Bengkulu, Bappeda Provinsi Bengkulu, BPKD Provinsi Bengkulu, Dinas Sosial, Dinas PU, Dinas Kesehatan, PMI dan  BPBD Kabupaten/ Kota SE Wilayah Provinsi Bengkulu.


Abdul Muhari, Ph.D.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB

Penulis

Admin


BAGIKAN