Mulailah mengetik pada pencarian di atas dan tekan tombol kaca pembesar untuk mencari.

BPBD Aceh Tengah Ingatkan Warga Waspada Terhadap Banjir Bandang Susulan

Dilihat 548 kali
BPBD Aceh Tengah Ingatkan Warga Waspada Terhadap Banjir Bandang Susulan

Foto : Tim BPBD Kabupaten Aceh Tengah melakukan penanganan dengan mendata dan membersihkan rumah warga setelah banjir bandang di tiga kampung di Kecamatan Lut Tawar, Sabtu (11/11) malam. (BPBD Kabupaten Aceh Tengah)

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tengah mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang dapat memicu banjir bandang dalam beberapa hari ke depan. 

BPBD Kabupaten Aceh Tengah mewaspadai potensi banjir bandang apabila hujan lebat kembali turun di bagian hulu. Potensi bencana susulan ini masih mengintai karena adanya bongkahan kayu yang tertahan di bantaran sungai yang melintasi tiga kampung di wilayah Kecamatan Lut Tawar, Aceh Tengah. Material kayu ini bisa menghambat alur air dan sewaktu-waktu bisa terseret arus banjir. 

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Aceh Tengah Iwan Ilham Abadi menyusul terjadinya peristiwa bencana banjir bandang di tiga kampung, yakni Kampung Toweren Owaq, Kampung Toweren Uken, dan Kampung Toweren Antara di Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, pada Sabtu (11/11) malam. Akibatnya, banjir yang disertai lumpur tersebut merendam 30 unit rumah warga. 

"Awalnya hujan dengan intensitas yang tinggi dari siang kemarin sampai malam sekira pukul 22.00, tapi banjir sudah mulai menggenang jam 20.00 karena hujan lagi deras-derasnya di jam tersebut," ungkap Iwan, Minggu (12/11). 

Iwan mengatakan, banjir bandang tersebut membawa lumpur dan bongkahan kayu dari gunung melalui aliran sungai yang kemudian merendam pemukiman warga, area pesawahan, dan perkebunan. 

"Banyak material kayu besar masuk ke pemukiman warga di kampung sebagian tertahan di bantaran sungai yang membuat rusak dua jembatan. Memang sungai ini mengaliri tiga desa Toweren itu," jelas Iwan. 

Iwan menyampaikan, hingga berita ini diturunkan, tim gabungan telah menangani banjir bandang tersebut menyusul sudah surutnya air dengan membersihkan rumah warga, fasilitas umum, dan evakuasi warga serta barang berharganya. 

"Kita sudah pendataan dan penanganan, tim gabungan bersama Damkar dan Dinsos juga sudah memberikan bantuan, meski begitu kami BPBD Aceh Tengah masih tetap bersiaga karena saat ini mendung dan hujan susulan masih bisa terjadi," sambungnya. 

Untuk itu, lanjut Iwan, ia pun mengingatkan masyarakat khususnya di Kabupaten Aceh tengah untuk tetap waspada dalam beberapa hari ke depan mengingat cuaca ekstrem dengan turunnya hujan deras masih berpotensi terjadi. 

"Kalau untuk masyarakat memang cuaca di sini terutama ya masih bisa turun hujan dan yang dikhawatirkan ada banjir susulan, makanya warga harus tetap waspada dan siaga, kalau memang memiliki surat berharga sebisa mungkin segera dipindahkan dan anak-anak di rumah bisa diungsikan di rumah kerabat yang lebih aman," pungkasnya. 



Abdul Muhari, Ph.D. 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB

Penulis

Admin


BAGIKAN