Mulailah mengetik pada pencarian di atas dan tekan tombol kaca pembesar untuk mencari.

[UPDATE] - Banjir Belum Surut, BPBD Kabupaten Aceh Singkil Dirikan Dapur Umum

Dilihat 427 kali
[UPDATE] - Banjir Belum Surut, BPBD Kabupaten Aceh Singkil Dirikan Dapur Umum

Foto : BPBD Kabupaten Aceh Singkil menyiapkan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak banjir di Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, Aceh pada Selasa (7/11), (BPBD Kabupaten Aceh Singkil)

JAKARTA – Banjir masih terjadi di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh pada Selasa (7/11), membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Singkil mendirikan dapur umum di Desa Ujung Bawang dan Desa Suka Makmur untuk memenuhi kebutuhan permakanan warga terdampak mulai Minggu (5/11) yang lalu. 

Sejak banjir terjadi pada Kamis (2/11), BPBD bersama tim gabungan langsung menuju lokasi terdampak untuk melakukan kaji cepat, pendataan dan evakuasi bagi warga yang membutuhkan. Selain itu juga memberikan pelayanan kesehatan terpadu di Desa Ujung Bawang.

Berdasarkan data yang dikeluarkan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB pada Selasa (7/11) pukul 07.00 WIB, tercatat 2.759 kepala keluarga / 9.713 warga terdampak banjir dan 10 kepala keluarga / 44 warga diantaranya memilih mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman. Sebanyak 2.691 unit rumah warga di 13 desa yang berada Kecamatan Singkil dilaporkan masih terendam air dengan ketinggian muka air berkisar 70 hingga 100 sentimeter. 

Adapun 13 desa tersebut ialah, Desa Pea Bumbung, Desa Ujung Bawang, Desa Rantau Gedang, Desa Teluk Ambun, Desa Teluk Rumbia, Desa Kuta Simboling, Desa Suka Makmur, Desa Pemuka, Desa Takal Pasir, Desa Ujung, Desa Pasar, Desa Siti Ambia dan Desa Pulo Sarok.

Peristiwa ini juga menyebabkan sejumlah fasilitas umum terganggu. Seperti Sekolah, Taman Kanak-kanak, Masjid, Balai Pertemuan hingga Puskemas turut terendam. Selain itu jalan penghubung antar desa masih ikut digenangi air.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang untuk hari Rabu (8/11) akan terjadi pada wilayah  Gayo Lues, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Nagan Raya, Aceh Tamiang, Aceh Singkil, Pidie Jaya, Subulussalam, Simeulue dan sekitarnya. Selanjutya pada hari Kamis (9/11) untuk wilayah Gayo Lues, Aceh Barat Daya, Pidie, Aceh Selatan, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Tamiang, Aceh Singkil, Pidie Jaya, Simeulue, Banda Aceh, Aceh Besar, Langsa, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Tengah, Aceh Tengggara, Bireuen dan sekitarnya.

Melihat potensi cuaca tersebut dan mengingat sebagian wilayah di Indonesia sudah memasuki transisi musim kemarau ke musim hujan. BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi basah, salah satunya banjir. Upaya yang dilakukan jika tinggal di wilayah sekitar sungai antara lain, rutin melakukan pemantauan dinding atau tanggul sepanjang aliran sungai, segera perbaiki dan perkuat tanggul jika ditemukan adanya kerusakan untuk meminimalisir potensi jebol karena debit air yang tinggi. Kemudian melakukan pembersihan dan pengerukan material yang ada pada drainase, got serta sungai untuk memperlancar aliran air dari sumbatan. 

Abdul Muhari, Ph.D. 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB

Penulis

Admin


BAGIKAN