BIMBINGAN TEKNIS PEMBANGUNAN SISTEM RADIO KOMUNIKASI RAPID DEPLOYMENT

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyelenggarakan Bimbingan  teknis Sistem Radio Komunikasi Rapid Deployment Pada tanggal 08 s/s 10 desember 2013 di HOtel Aston, Bogor, Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh BPBD Provinsi dan BPBD Kabupaten yaitu BPPBD PROV ACEH, SUMATERA BARAT, BENGKULU, LAMPUNG, JAWA BARAT, BANTEN, JAWA TENGAH, JAWA TIMUR, DIY, KAB MENTAWAI dan BNPB


Acara tersebut dibuka oleh Kepala Pusat Data,Informasi dan Humas DR. Sutopo Purwo Nugroho. Dalam sambutannya beliau mengatakan pentingnya bimbingan teknis ini dalam rangka penguatan kapasitas BPBD terkait bantuan radio komunikasi rapid deployment yang akan diberikan BNPB kepada BPBD tahun ini. Mengenai bantuan tersebut Sutopo mengatakan bantuan ini diadakan untuk mendukung empat program besar pemerintah tentang masterplan tsunami yaitu penguatan rantai peringatan dini tsunami, pembangunan tempat evakuasi sementara (shelter), peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan, dan pembangunan industri instrumentasi kebencanaan dalam negeri. Daerah-daerah yang diberikan bantuan radio komunikasi ini adalah daerah rawan tsunami untuk itu perlu adanya alat komunikasi yang handal dan efektif.


Dalam bimbingan teknis ini para peserta dilatihkan mengenai penggunaan alat komunikasi menggunakan frekuensi radio HF, VHF, dan pendirian antenna hidrolic HF dan VHF. Para peserta dibagi ke dalam tiga group dimana setiap group mencoba alat tersebut didampingi oleh instruktur yang didatangkan langsung dari australia.


Diharapkan dengan bimbingan teknis radio komunikasi yang diberikan pada bimbingan teknis kali ini, dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di  BPBD Provinsi dan Kabupaten dalam penggunaan radio komunikasi rapid deployment terkait yang diberikan BNPB.

Related posts