BIMBINGAN TEKNIS RADIO KOMUNIKASI UNTUK BPBD WILAYAH INDONESIA TENGAH DAN TIMUR

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyelenggarakan Bimbingan Teknis Radio Komunikasi untuk BPBD Wilayah Indonesia Tengah dan Timur pada 21 s/d 23 Oktober 2013 bertempat di hotel Aryaduta Karawaci, Banten. BPBD Provinsi yang hadir dalam kegiatan tersebut sebanyak 14 provinsi, yaitu Bali, NTB, NTT, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Maluku dan Papua.


Acara dibuka oleh Kepala Bidang Informasi BNPB, Ir. Neulis Zuliasri M.Si, mewakili Kepala Pusdatin & Humas BNPB. Dalam sambutannya beliau menekankan pada “pentingnya komunikasi untuk pertukaran data dan informasi kebencanaan antara BNPB dan BPBD Provinsi/Kabupaten/Kota dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana”. Dilanjutkan dengan presentasi "Tata Cara Perizinan Spectrum Frekuensi Radio” yang disampaikan oleh Kepala Seksi Pelayanan Dinas Bergerak Darat, Direktorat Operasi Sumber Daya, Dirjen Postel, Kemkominfo. Unsur Pengarah BNPB, KRT Adi Koesumo menyampaikan materi tentang “Peran Radio Komunikasi dalam Penanggulangan Bencana”.


Selain itu, dalam bimbingan teknis dijelaskan beberapa materi terkait pengelolaan radio komunikasi kebencanaan yaitu (1) Operating Prosedure, (2) Tata Cara Penyampaian dan Penerimaan Berita, (3) Tata Cara Berbicara, (4) Teknologi dan pengoperasian radio TETRA, (5) Teknik merakit antena radio HF saat kondisi darurat bencana.


Diharapkan dengan materi yang diberikan pada bimbingan teknis kali ini, dapat meningkatkan kapasitas operator radio BPBD Provinsi agar secara mandiri dapat mengelola radio komunikasi kebencanaan dengan melibatkan BPBD Kabupaten/Kota.

Related posts