BNPB Adakan Forum Komunikasi Wartawan di Solo

Solo (7/4) BNPB mengadakan Forum Komunikasi Wartawan pertama dengan tema Selalu Hadir di Tengah Rakyat di Solo dengan peserta wartawan sebanyak 55 dari Wapena Jawa Tengah, wartawan  Solo serta beberapa perwakilan BPBD Jawa Tengah dan BPBD Kabupaten Solo dan Boyolali serta BBWS.

Kepala BPBD ProvinsiJawa Tengah Sarwa Pramana menyatakan apresiasi dan terima kasihnya atas bantuan dan fasilitas yang telah diberikan kepada BPBD Provinsi. Saat ini di Provinsi Jawa Tengah tinggal 4 kabupaten yang belum membentuk BPBD dari 35 kabupaten.Pembentukan Wartawan Peduli Bencana(Wapena) di Jawa Tengah merupakan satu-satunya forum peduli bencana yang terbentuk karena forum komunikasi wartawan yang diadakan oleh Pusat Data, Informasi dan Humas. Ia menghimbau wartawan untuk lebih jeli menangkap permasalahan yang muncul di masyarakat pada saat terjadi tanggap darurat bencana.

DeputiPenangananDarurat Tri Budiartomenyampaikanbahwakesalahpahamanakanmunculjikatidakadakomitmendalammenyampaikaninformasitentangbencana. Pusat Data, Informasidan Humas menjadi sangat strategis dalam penyampaian informasi bencana tetapi tidak akan efektif jika bekerja sendiri. Dalam ha lini, kerjasama dengan wartawan dalam menyebarkan informasi bencana tersebut menjadi sangat penting.

“Berita di Koran harus memiliki fungsi perlindungan kepada masyarakat. Informasi bencana harus mampu memperkuat masyarakat bukan memperlemah.,” imbuhnya. Ia menambahkan bahwa Jawa Tengah memiliki karakter yang sangat unik antara lain Jawa Tengah memiliki sistem keresidenan, dari berbagai lokasi pelatihan wartawan hanya Jawa Tengah yang membentuk wartawan peduli bencana.  Kita hadir pada detik pertama dan harus tetap hadir sampai detik terakhir. Hal tersebut yang harus kita tanamkan ke dalam hati kita. Pelatihan wartawan ini menjadi bagian dari proses panjang bahwa mengurus bencana ada tahapan-tahapannya.

Forum Komunikasi Wartawan yang dimulai dari tanggal 7- 9 April 2015 bertujuan menghimpun langkah-langkah strategis kemitraan secara sehat berdasarkan profesionalisme yang sinergi ,meningkatkan kemampuan wartawan dalam menjalankan fungsinya sebagai wartawan serta dalam peliputan bencana dan tersedianya personil wartawan yang memiiliki kompetensi pengetahuan bencana teori dan praktek. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala BPBD Provinsi Jateng dan Dibuka oleh Deputi Penanganan Darurat BNPB.Hari kedua kegiatan praktek lapangan diadakan di Waduk Cengklik yaitu pendirian dapur umum, pendirian tenda, water treatment, GPS, trauma healing dan evakuasi.

Related posts