23

2018-04

BNPB Adakan Mapping Competition 2018, Sebanyak 943 Orang Mendaftar

-- Press Release --

 

BNPB Adakan Mapping Competition 2018, Sebanyak 943 Orang Mendaftar

JAKARTA (29 Maret 2018) - Sesuai amanah UU No 24 Tahun 2007 salah satu tujuan dalam penanggulangan bencana adalah membangun partisipasi dan kemitraan publik serta swasta. Sehubungan dengan hal tersebut, Direktorat Kesiapsigaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat khususnya dalam kegiatan pemetaan partisipatif diantaranya melalui kolaborasi pemetaan, dengan adanya kegiatan kompetisi pemetaan dan groundcheck.

Pemetaan partisipatif yang dilakukan tersebut sebagai salah satu upaya Direktorat Kesiapsiagaan BNPB untuk menurunkan risiko bencana pada 136 kabupaten/kota yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Pada tahun 2018 Direktorat Kesiapsiagaan BNPB  melanjutkan kegiatan pemetaan partisipatif pada 136 Kabupaten/Kota. Pemetaan partisipatif dilakukan di tujuh Kabupaten/Kota RPJMN, kerjasama dengan mahasiswa/mahasiswi yang berada di tujuh daerah gorunnd check kegiatan pemetaan partisipatif.

Maka untuk menindaklanjuti hal tersebut, Rabu (28/03/2018) dilaksanakan rapat koordinasi program pemetaan partisipatif di Graha BNPB Lt.11, yang dihadiri oleh Kasubdit Peringatan Dini BNPB, Bambang Surya putra, didampingi Kasie Pemaduan Sistem Jaringan, Maryanto dan Kasie Pemantauan dan Peringatan, Tommy Harianto, jajaran staf dan tim GIS Pastigana. Serta hadir Perwakilan dari Pusdatismas BNPB, HOT Indonesia, DMI.  

Rapat dimaksudkan untuk melakukan koordinasi dengan pihak HOT Indonesia, DMI dan Pusdatinmas BNPB terutama dalam membantu publikasi kegiatan Map Competition dan Pemetaan Pertisipatif tahun 2018. Disamping itu juga untuk mensinergikan strategi terbaik untuk pelaksanaan kompetensi pemetaan 2018.

Menurut Bambang Surya Putra selaku Kasubdit Peringatan Dini, saat ini BNPB sedang mengadakan lomba pemetaan untuk mempercepat akuisisi data dan info detail dari partisipasi masyarakat. Lomba ini lanjutnya, terbagi dalam tiga sesi. Sesi pertama dilakukan selama sebulan dengan tujuan untuk menghimpun minat relawan dari berbagai daerah. 

“Sebanyak 943 orang mendaftar sebagai peserta, namun qualified hanya sebanyak 322 orang. Fokus lokasi digitasi pada sesi pertama adalah Pulau Kalimantan,”jelas Bambang Surya Putra.

Setelah sesi pertama selesai, akan dilakukan pemetaan partisipatif sesi dua. Pada sesi dua, perlombaan akan dilaksanakan selama dua bulan. Sesi kedua ini diperuntukan bagi yang telah terbiasa melakukan digitasi sejak sesi pertama berlangsung ataupun masyarakat umum yang belum mengikuti pemetaan sesi pertama. Adapun fokus wilayah untuk sesi kedua ini berada di Pulau Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara dan Maluku. Sedangkan untuk sesi ketiga dilaksanakan selama tiga bulan, dengan fokus pemetaannya adalah Pulau Sumatera dan Pulau Jawa. 

Lebih lanjut Kasubdit Peringatan Dini BNPB juga berharap Tim dari HOT untuk dapat berbagi ilmu terkait strategi, metode penilaian peserta, serta ikut mensosialisasikan ke masyarakat terkait kegiatan perlombaan ini. Disamping itu pihak HOT juga dapat membagikan database mahasiswa/relawan yang pernah mengikuti pelatihan dari HOT di Indonesia untuk mempermudah saat survey dilakukan, sehingga memudahkan manajemen perlombaan dan taksing manajer. Untuk itu BNPB juga meminta adanya pelatihan admin di tasking manager dari pihak HOT.

Disisi lain untuk mensosialisasikan kegiatan lomba pemetaan ini Pusdatinmas BNPB juga diharapkan bisa ikut mempublikasikan kompetensi pemetaan per  sesi dan follow up terkait server OSM di BNPB.

Untuk itu HOT akan membantu panitia dalam memvalidasi data hasil digitasi peserta dengan mengikutsertakan dua orang perwakilannya untuk melakukan validasi selama satu bulan. Disamping itu HOT juga akan membantu dari sisi tasking manager ke dalam versi yang lebih baru. Saran dan usulan dari HOT antara lain, fokus penilaian diberikan kepada peserta yang melewati passing grade dan masuk 30 besar peserta dengan jumlah digitasi tertinggi. Pengecekan digitasi peserta dilakukan satu minggu sekali dengan menggunakan HDYC.

Lomba/kompetensi pemetaan partisipatif ini dimaksudkan sebagai strategi untuk mempercepat kegiatan pemetaan partisipatif pada 136 Kabupaten/Kota yang masuk dalam RPJMN, dimana penilaianya lebih memperhatikan pada kuantitas dan kualitas.

 

 

MAPPING COMPETITION 2018

 

Kamu Relawan/Mahasiswa/Masyarakat yang peduli dengan kemanusiaan ? Kamu paham tentang Openstreetmap ? Pernah melakukan digitasi ?

 

Ayok ikutan Kompetisinya !!!

 

Kompetisi pemetaan ini diselenggarakan oleh Direktorat Kesiapsiagaan BNPB, bertujuan untuk memperoleh data keterpaparan bencana berupa data bangunan, jalan dan sungai,dll.

 

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada :

Tanggal : 26 Maret - 24 April 2018

Lokasi : di wilayah masing-masing

Formulir pendaftaran

klik disini  :  http://bit.ly/mapcompetition

Pendaftaran paling lambat tanggal 25 Maret 2018

 

Semakin banyak kamu memetakan, maka semakin besar peluang kamu untuk jadi mapper terbaik!!

Waktu Pelaksanaan :

Pelaksanaan Mapping Competition dilaksanakan pada :

•         Waktu Pendaftaran dan publikasi      : 7 – 25 Maret 2018

•         Mulai Pelaksanaan                           : 26 Maret 2018

•         Durasi Perlombaan                          : 30 hari, dari tanggal 26 Maret 2018 – 24 April 2018

•         Penilaian                                         : 25 – 29 April 2018

•         Pengumuman                                  : 30 April 2018

 

Persyaratan :

- Sudah paham tentang menambahkan, mengedit dan melakukan validasi data pada OSM menggunakan Java OpenStreetMap (JOSM).

- Memiliki akun OSM

 

Peraturan :

1. Masing-masing peserta wajib mempunyai akun OpenStreetMap

2. Peserta wajib memetakan daerah yang sudah ditentukan oleh penitia sebelumnya

3. Peserta dilarang untuk memetakan daerah diluar yang sudah ditentukan panitia.

4. Digitasi dilakukan melalui Java OpenStreetMap. Pastikan username dan pasword sudah diatur dalam Preference JOSM (JavaOpenStreetMap) saat melakukan digitasi.

5. Pemilihan daerah yang didigitasi harus melalui Tasking Manager : http://tasks.openstreetmap.id 

6. Daerah yang didigitasi adalah project RPJMN (Contoh : #129 Prioritas PRJMN Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat).

7. Selama masa kompetisi peserta wajib memetakan sesuai dengan kaidah dan ketentuan umum OpenStreetMap.

8. Peserta wajib mempertahankan kualitas data OpenStreetMap yang dibuat.

9. Bagi peserta yang sudah melakukan digitasi sebelum kegiatan ini dimulai, maka jumlah digitasi peserta yang bersangkutan dianggap 0 (nol).

10.Setiap keputusan panitia adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

 

Sssstttt .... ada hadiah menariknya loh

 

Info lebih lanjut:

Phone : 0819 0514 1586

Situs : siaga.bnpb.go.id/mapparty

Email : mappingpartybnpb@gmail.com

FB : pemetaan partisipatif

IG : mapparty 2018

 

Direktorat Kesiapsiagaan

Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan

 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)