BNPB dan TNI Perkuat Sinergi Melalui Pelatihan Penanggulangan Bencana

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menyelenggarakan pelatihan bersama Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Kodiklat) Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada tanggal 11-15 November 2019 di Pusat Pendidikan dan Pelatihan INA-DRTG BNPB Sentul, Bogor. Hal itu disampaikan dalam rapat yang dipimpin Kepala BNPB, Doni Monardo didampingi pejabat BNPB baik dari Eselon 1, Irtama, Deputi I, Deputi II, Plt Deputi III, Deputi IV, Deputi V, Tenaga Ahli BNPB dan pejabat Pusdiklat PB bersama Kodiklat di ruang rapat Multimedia, Graha BNPB, Jakarta, Jumat (8/11).

Kegiatan pelatihan tersebut akan diikuti oleh 142 orang peserta, tenaga pendukung 70 orang, dosen 12 orang, penyelenggara 41 orang dengan fasilitas penunjang dan logistik yang disiapkan oleh Pusdiklat BNPB. Kepala BNPB Doni Monardo dijadwalkan akan hadir memberikan Kebijakan Penanggulangan Bencana pada pembukaan pelatihan pada Senin, 11 November 2019 mendatang.

Hal yang mendasari diadakannya pelatihan tersebut ialah mengingat bahwa penanggulangan bencana tidak bisa dipisahkan antara Tanggap Darurat, Rehabilitasi dan Rekonstruksi, dan Logistik/Peralatan yang mana hal tersebut harus berjalan secara aktual dan paralel. Dalam hal ini unsur TNI dinilai dapat membantu dan memudahkan pekerjaan BNPB ke depan secara paralel jika terjadi Bencana.

Di sisi lain, Doni Monardo juga menyarankan bahwa harus ada perlengkapan yang sesuai dengan kondisi tanggap darurat dan perlu adanya lembaga khusus menangani bencana di Markas Besar (Mabes) TNI. Ke depannya, Mantan Komandan Jenderal Kopassus itu juga mengharap agar kerjasama TNI dan BNPB bisa lebih baik lagi.

Hal yang tak kalah pentingnya dari pelatihan ini juga diharapkan bahwa perlu adanya sosialisasi Perka No 3 BNPB Tahun 2016 tentang Sistem Komando Penanganan Darurat Bencana. Jika dalam implementasinya selama ini (Perjalanan Diklat) menemukan kendala, maka secara kemungkinan harus direvisi sesuai dengan dinamika dan perkembangan di lapangan.

HUMAS BNPB

Related posts