BNPB Hadir di Tengah Rakyat

JAKARTA -  Rapat koordinasi BNPB dan BPBD seluruh Indonesia, tahun ini dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla di Bidakara, Jakarta (10/3). Selain itu rakornas ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Mensos Khofifah, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kasum TNI Dede Rusamsi, Undangan NGO asing dan dalam negeri, pejabat eselon I dan II lembaga terkait, dan Kalaksa BPBD seluruh Indonesia. Kepala BNPB menyampaikan respon masalah secara realtime oleh BPBD. "Saat ini sudah terbentuk 468 BPBD, 34 BPBD Provinsi, 363 BPBD Kabupaten dan 71 BPBD Kota" ucap Syamsul Maarif. Penghargaan Adi Tangguh adalah penghargaan yang diberikan atas pengabdian dan kepimpinan atas jasa-jasanya yang luar biasa dalam penanggulangan bencana di daerahnya. Penghargaan diberikan langsung oleh Wapres kepada Gubernur Jawa Tengah H.Ganjar Pranowo,SH,M.IP , dan Bupati Kabupaten Banjar,Kalsel Pangeran Khairul Saleh. Dalam sambutannya Wapres, Jusuf Kalla mengatakan bagaimana mendidik masyarakat bersama pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menghadapi bencana. JK menantang BNPB dan BPBD dalam penanganan bencana di Indonesia menjadi lebih baik. “Jika ada bencana, BNPB atau BPBD 3 jam sampai di lokasi” ucapnya.  “Disamping itu Faktor kecepatan,kecermatan dan keikhlasan demi kemanusiaan juga menjadi prioritas”tambahnya.   Pada acara tersebut, BNPB juga melakukan MOU bersama Kementerian/Lembaga terkait dalam penanggulangan bencana, antara lain Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Sosial,Universitas Indonesia,Universitas Wijaya Kusuma Surabaya,STIKes Binawan Jakarta,PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk,Yayasan Artha Graha Peduli,PT HM Sampoerna Tbk,Komando Nasional Resimen Mahasiswa Indonesia,Yayasan Rumah Pandai dan Seketariat Nasional Jokowi. (acu).

Related posts