BNPB SERAHKAN Rp 700 JUTA DANA SIAP PAKAI DAN LOGISTIK PERALATAN SENILAI Rp 2 MILYAR UNTUK PENANGANAN BANJIR DI SULTRA

Sebagian besar banjir di beberapa kabupaten di Sulawei Tenggara sudah surut, seperti di Kota Kendari, Konawe, Konawe Selatan, Kolaka, dan Konawe Utara. Penanganan darurat masih dilakukan untuk  mendistribusikan kebutuhan dasar bagi pengungsi, layanan kesehatan, pendataan dan sebagainya. Untuk membantu operasional tanggap darurat, BNPB menyerahkan bantuan dana siap pakai Rp 700 juta kepada BPBD. Bantuan logistik dan peralatan senilai Rp 2 milyar juga dikirimkan melalui kargo udara. Bantuan antara lain: tambahan lauk pauk 3.600 paket, sandang 120 paket, kidsware 120 paket, family kit 120 paket, peralatan dapur 500 paket, selimut 500 paket, tikar 500 lembar, perahu karet kapasitas 8 orang 2 unit, mesin 40 PK 2 unit, tenda pengungsi 5 set dan sebagainya.
 
Banjir di Konawe Selatan melanda 15 kecamatan. 3 orang meninggal dunia, yaitu 1 orang di Kec. Kolono, 1 orang di Kec. Laya, dan 1 orang di Kec. Moramo. 9 orang yang hanyut telah ditemukan selamat. 60 rumah hanyut, 148 rumah roboh, 4 jembatan putus, 3 bendung jebol, dan 11 titik longsor.
 
Di Kabupaten Konawe banjir menggenangi 15 kecamatan. 1 orang meninggal, 144 KK (323 jiwa mengungsi), 1.291 rumah rusak berat, 450 rumah rusak ringan, 1.127 rumah rusak ringan, dan 665 ha sawah rusak.
 
Banjir di Kota Kendari merendam 11 kecamatan yang menyebabkan 1 orang meninggal, 32 rumah rusak berat, 53 rumah rusak sedang, dan 178 rumah rusak ringan, 3 jembatan rusak, dan 500 hektar sawah terendam. Sedangkan di Kolaka, banjir melanda 7 kecamatan. 316 rumah rusak, 6 jembatan rusak, dan ratusan hektar sawah dan kebun rusak.
 
BPBD bersama TNI, Polri, SKPD, relawan, dan masyarakat melakukan penanganan darurat. BNPB melakukan pendampingan teknis, administrasi, bantuan peralatan dan pendanaan.
 
Sutopo Purwo Nugroho
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Related posts