BNSP Surveilan LSP PB

Jakarta (11/5) – Kompetensi kerja sudah merupakan sebuah keharusan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) yang akan berglobalisasi pada 2015. Kompetensi kerja juga berlaku bagi para pekerja kemanusiaan di Indonesia, saat ini BNPB bersama para insan peduli bencana telah menggagas keberadaaan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia di Bidang Penanggulangan Bencana (SKKNI PB) yang telah disahkan oleh Kementerian Tenaga Kerja pada 2014 lalu. Tindaklanjut dari implementasi SKKNI PB, telah terbentuk Lembaga Sertifikasi Profesi Penanggulangan Bencana (LSP PB) pada 2014.  

Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang merupakan unit pembina LSP PB mengadakan surveilan ke Sekretariat LSP PB yang bertempat di Lantai 15 Graha BNPB, Jl. Pramuka Raya pada 8/5. Maksud dari surveilan ini adalah untuk mengetahui kesiapan LSP PB dalam menyelenggarakan sertifikasi profesi di bidang PB dalam waktu dekat. Surveilan yang dilakukan meliputi, kesiapan sarana prasarana, struktur organisasi, SDM, Tempat Uji Kompetensi, dokumen skema sertifikasi maupun Materi Uji Kompetensi yang telah dibuat, dll.  

Ketua LSP PB, Dr. Sugimin Pranoto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas percepatan surveilan yang dilakukan oleh BNSP. “Kami sangat mengharapkan dengan surveilan ini dapat mempercepat proses lisensi oleh BNSP, dimana dengan demikian LSP PB dapat segera bekerja untuk melakukan sertifikasi kompetensi kepada Pemerintah, dunia usaha dan masyarakat maupun pekerja kemanusiaan yang terlibat dalam kegiatan PB”, ujarnya. Salah satu tujuan terbentuknya LSP PB bahwa pekerja kemanusiaan harus memiliki kompetensi yang sesuai, professional dan ahli dibidangnya, agar dapat meningkatkan pelayanan kemanusiaan dan turut menyelamatkan kehidupan dan penghidupan masyarakat terdampak dan korban bencana. (Leo)  

Related posts