ERTF DAN DRFI BNPB DALAM APEC MEETING 2014

Jakarta (3/3), Dalam pertemuan APEC 2014 untuk level Senior Official Meeting 1 (SOM 1) yang telah dilaksanakan pada tanggal 17-18 Februari 2014 di Ningbo China, Indonesia turut hadir pada pertemuan tersebut selain beberapa perwakilan dari negara dengan kekuatan ekonomi seperti China, Jepang, Korea, USA, Australia, Filipina, Rusia, PNG. Indonesia pada kegiatan ini diwakili oleh BNPB melalui perwakilan Biro Hukum dan Kerjasama bersama dengan perwakilan Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan.untuk pembahasan fokus kebencanaan.

Kerangka pertemuan adalah tetap senada dengan pertemuan ekonomi APEC pada tahun sebelumnya seperti AMCDRR dan Hyogo Framework for Action. BNPB sebagai focal point penanggulangan bencana berada di prioritas pembahasan Promoting Connectivity dengan fokus pada prioritas 2014 yaitu Disaster Risk Financing and Insurance (DRFI) dan Emergency Response Travel Facilitating (ERTF).

Terkait ERTF, BNPB terlibat dan mengawal inisiatif ini, sehingga substansi penanggulangan bencana tetap sesuai dan sejalan dengan Perka No. 22 tahun 2010 tentang Peran Serta Lembaga Internasional dan Lembaga Asing dalam Tanggap Darurat. Disamping itu, DRFI yang memiliki konsep skema pooling risiko di Asia Pasifik akan mengintegrasikan sektor terkait baik di Indonesia maupun ekonomis APEC.

Tujuan utama kegiatan yang diusulkan adalah mengkonsolidasikan fakta-fakta dasar tentang karakteristik risiko dan dampak bencana dalam negara APEC. Kelanjutan dari pertemuan SOM 1 ini adalah pertemuan SDMOF yang perkiraannya akan dilaksanakan Juli 2014.

Related posts