Gempa 6,2 SR Terasa Kuat di Halmahera Barat

Masyarakat Halmahera Barat dikejutkan oleh gempa 6,2 SR pada pagi tadi, Rabu (18/3), pukul 05.12 WIB. Gempa dengan kekuatan 6,2 SR dengan kedalaman 10 km di dasar laut terjadi pada Rabu lalu. Pusat gempa berada 115 km Barat Laut Halmahera Barat, Maluku Utara. Gempa tidak memicu potensi tsunami. Gempa dirasakan kuat di Halmahera Barat selama 5 detik. Masyarakat di Kota Ternate juga merasakan guncangan cukup kuat selama 3-5 detik. Bahkan di Kota Manado, masyarakat juga merasakan gempa. Tidak ada kepanikan karena masyarakat sudah sering mengalami gempa. Sebagian masyarakat merespon dengan keluar dari rumah.

Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. Aktivitas masyarakat berjalan dengan normal.

Di wilayah ini adalah zona rawan tinggi gempa. Gempa yang terjadi akibat subduksi ganda dari lempeng laut Filipina di timur dan Erusasia di barat pada lempeng Laut Maluku.
Adanya subduksi ganda tersebut melahirkan kompresi barat timur dengan laju 4 cm per tahun. Gempa 7,3 SR pernah terjadi di wilayah ini pada 15 November 2014 yang memicu dikeluarkannya peringatan dini tsunami.

Gempa memang bersifat mendadak. Tak dapat diprediksikan, bisa kapan saja terjadi. Yang penting masyarakat selalu waspada. Saat terjadi gempa segera keluar dari bangunan. Segera cari tempat yang aman. Jika kita berada didalam bangunan tinggi segera berlindung pada konstruksi yang kuat. Hindari kaca-kaca dan benda lain yang mudah roboh. Korban terjadi bukan disebabkan oleh gempanya tapi oleh bangunan yang roboh. Latihan harus rutin dilakukan agar kita terbiasa merespon dengan benar saat terkena gempa.

Sutopo Purwo Nugroho
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB




Related posts