LONGSOR JUGA TERJADI DI BOGOR, 34 RUMAH RUSAK

Tweet


Bencana tanah longsor juga terjadi di daerah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Hujan deras yang terjadi pada Senin (25/3/2013) dini hari menyebabkan longsor di Kec Tenjolaya dan Kec. Dramaga, Kab. Bogor pada pukul 02.00 Wib.


Longsor terjadi di Desa Situ Daun Kec Tenjolaya menyebabkan 18 rumah hancur, 10 rumah terancam, 6 rumah rusak ringan, 1 unit mushola, 2 sepeda tertimbun, dan 31 KK (93 jiwa) mengungsi ke rumah kerabat yang aman dari longsor.


Lokasi longsor kedua terjadi di Kp Cihideung Keramat, Ds Purwasari, Kec Dramaga menyebabkan 1 rumah rusak berat, 4 rumah rusak sedang, dan 4 rumah rusak ringan.


Masyarakat dihimbau untuk waspada. Musim transisi dari penghujan ke kemarau umumnya disertai dengan hujan berintensitas tinggi dalam waktu singkat.


Sejak 1 Januari 2013 hingga sekarang telah terjadi 53 kejadian longsor di Indonesia. 83 orang meninggal; 95 jiwa mengungsi, 245 unit rumah rusak yang terdiri dari 58 unit rumah rusak berat, 46 unit rusak sedang dan 141 unit rusak ringan; fasilitas pendidikan 3 unit dan 4 unit fasilitas kesehatan rusak.


Daerah-daerah rawan longsor umumnya berada di daerah yang aksesnya sulit dijangkau sehingga ketika terjadi longsor, pengerahan alat berat sulit dilakukan. Masyarakat dihimbau untuk melakukan antisipasi dengan memiliki kemampuan menghindar dan proteksi secara mandiri. Jika ada hujan deras maka diharapkan mewaspadainya.


Proteksi dengan melihat tanda-tanda akan terjadinya longsor seperti rekahan tanah. Masyarakat segera mencari tempat-tempat yang aman. Rencana kontinjensi longsor sulit dilakukan karena ada ketidakpastian dan lokasinya sulit dijangkau.


Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB