3 Tewas Akibat Longsor di Sipora Selatan

Tweet

JAKARTA-  Kembali, kejadian tanah longsor menyebabkan korban tewas. Longsor terjadi di Dusun Ngaik, Desa Berlulo, Kecamatan Sipora Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada Kamis (8/12) pukul 04.00 WIB. Tanah longsor ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi di wilayah Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir. Akibat longsor ini tiga orang tewas dan satu lainnya selamat yang masih dalam satu keluarga. Tiga korban tewas atasn nama Orlina (40 thn), Brandon (9 thn) dan Bora (8 thn), Sedangkan korban selamat adalah Judi (40 thn) yang merupakan kepala keluarga. Korban tewas akibat tertimbun longsoran tanah yang menerjang rumah mereka.


Tim BPBD dari Kab. Kepulauan Mentawai dibantu oleh Polres Mentawai dan Pos SAR setelah mendapatkan informasi segera melakukan evakuasi korban. Material longsor yang berupa tanah dan kayu cukup menyulitkan dalam melakukan evakuasi korban.  Ketiga korban sekarang ini sudah dapat ditemukan.


Curah hujan yang sangat tinggi belakangan ini di wilayah Indonesia patut untuk diwaspadai oleh masyarakat. Hasil kajian BNPB menyebutkan bahwa 40,9 juta masyarakat Indonesia terpapar bahaya ini. Longsor akan cenderung mengalami peningkatan ketika memasuki musim penghujan. Dalam pencacatan BNPB, selama tahun 2016 ini tanah longsor telah terjadi sebanyak 577 kali yang menyebabkan 180 orang tewas dan 2.982 rumah mengalami kerusakan mulai dari rusak ringan, sedang dan berat. Longsor merupakan bencana yang mematikan dalam beberapa tahun terakhir.


Alat peringatan dini sangat membantu ketika akan terjadi tanah longsor. Namun karena radius yang dapat dijangkau terbatas, untuk mengcover wilayah yang rawan longsor diperlukan alat yang cukup banyak. Pada sisi yang lain kesiapsiagaan masyarakat menjadi hal yang sangat penting dalam pengurangan risiko bencana. Masyarakat harus mengetahui rawan bencana wilayahnya sehingga mereka mengetahui apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana.


Sutopo Purwo Nugroho
Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas