Peningkatan Kapasitas Koordinasi dan Manajemen Tempat Pengungsian

Tweet

MAKASSAR - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Koordinasi dan Manajemen Tempat Pengungsian pada tanggal 15-19 Mei 2017 di Makassar Sulawesi Selatan yang dibuka oleh Deputi Bidang Penanganan Darurat, Ir. Tri Budiarto, M.Si. Maksud diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dalam melakukan identifikasi dan evaluasi sejumlah aspek dan permasalahan sebagai bahan untuk menyusun model/pola penanganan pengungsi yang berbasis local setting dan local wisdom.

Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari Kalaksa, Kabid Kedaruratan & Logistik, Kasie Kedaruratan, dan Staf Pusdalops yang berasal dari Kota Makassar, Kota Mamuju, Kabupaten Donggala, Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros, Kabupaten Takalar, Kota Palu, Kabupaten Morowali, dan Kab. Luwu Timur.

Materi yang diberikan dalam kegiatan ini meliputi 5 pokok kegiatan penanganan pengungsi yang meliputi: 1. Grand Design dan Road Map Penanganan Pengungsi, 2. Pendataan Pengungsi Berbasis Masyarakat dan Teknologi, 3. Psychological First Aid (PFA), 4. Distribusi Bantuan Logistik di Tempat Pengungsian, 5. Desain Perencanaan dan Pendirian Tempat Pengungsian.

Peserta akan melakukan simulasi pendataan pengungsi by name by address berbasis masyarakat dan teknologi, perencanaan dan pendirian tempat pengungsian berdasarkan suatu kasus kebencanaan yang memuat karakterisitik bencana, demografi dan jumlah pengungsi tertentu, serta melakukan simulasi kegiatan PFA. Selanjutnya peserta akan memberikan rekomendasi perumusan kebijakan penanganan pengungsi akibat bencana untuk meningkatkan pelayanan terhadap penanganan pengungsi di daerah masing-masing. (DIP).