BNPB Latih 135 Mahasiswa dan Pastigana Pemetaan Partisipatif

Tweet

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyelenggarakan pelatihan pemetaan partisipatif bagi 135 peserta dari mahasiswa dan tim Pastigana BNPB pada Rabu (7/6) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Pemetaan partisipatif sangat bermanfaat dalam menghasilkan pemahaman kepada para peserta tentang nilai strategis dari peta. Di samping itu, peserta dapat melakukan analisis kesiapsiagaan untuk melengkapi data peta dasar, yang diharapkan akan memudahkan dalam pengambilan keputusan atau kebijakan.

 

BNPB melihat pentingnya sinergi dalam melakukan pemetaan partisipatif ini. Sehubungan dengan konteks tersebut, BNPB sedang menyiapkan peta dasar 136 kabupaten/kota sebagai prioritas dalam RPJMN, yang memuat segala informasi dasar mengenai infrastruktur dan jalan (data exposure) untuk wilayah administrasi berpotensi bencana tadi.

 

Sementara itu, dengan tersedianya peta yang informatif mampu dimanfaatkan dalam situasi darurat bencana, seperti situasi dan kondisi terkini dalam bentuk geospatial, serta sumber daya apa saja yang dapat dikerahkan. Pada akhirnya pengambilan kebijakan sebagai upaya penanggulangan bencana dapat lebih cepat dan efektif.

 

Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB akan terus memberikan pelatihan seperti ini sehingga melalui sinergi bersama, pemetaan dapat dilakukan secara cepat. Kegiatan serupa juga akan dilaksnaakan di Universitas Indonesia (UI) pada tanggal 8 – 9 Juni 2017.

 

Pelatihan pemetaan partisipatif dibuka oleh Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB B. Wisnu Widjaja. Selain itu hadir dalam kegiatan tersebut Kasubdit Peringatan Dini BNPB, Bambang Surya Putra, Dekan Fakultas Ilmu Sosial UNJ, Muhammad Zid dan Kepala Program Studi Geografi Fakultas Ilmu Sosial UNJ, Asma Irma, beserta para dosen dilingkungan Program Studi Geografi UNJ lainnya.