Universitas Tun Hussein Malaysia Kunjungi BNPB

Tweet

JAKARTA – 9 Mahasiswa APM atau Civil Defense Cadet Corps Universitas Tun Hussein Malaysia (UHTM) kunjungi BNPB untuk belajar proses penanggulangan bencana di Indonesia. Selain itu tujuan kunjungan adalah mengetahui bagaimana implementasi kegiatan, pelayanan dan tehnologi dalam penanggulangan bencana, peran sipil militer dan implementasinya saat bencana  serta bertukar pikiran tentang peran sipil militer dalam penanggulangan bencana dengan Malaysia. Rombongan diterima oleh Direktur Kesiapsiagaan Medi Herlianto didampingi perwakilan dari Pusdatinmas dan Biro Hukum dan Kerjasama.

Direktur Kesiapsiagaan Medi Herlianto menyampaikan terimakasih atas kunjungan dari universitas Malaysia ini dan memohon maaf karena awalnya akan diterima oleh Deputi Pencegahan dan Kesiapsiagaan tetapi batal. “Harusnya kunjungan Universitas ini diterima oleh Bapak Wisnu Widjaja selaku Deputi Pencegahan dan Kesiapsiagaan tetapi karena tugas, beliau saat ini masih ada di Bali dalam Siaga Darurat Gunung Agung sejak 1 bulan lalu,” tutur Medi. Ia menjelaskan dalam paparannya bahwa hubungan sipil militer sudah lama terjalin di Indonesia khususnya dalam penanggulangan bencana. Karena kesiapan SDM dan kekuatan TNI lebih dari sipil maka saat bencana BNPB bisa mengerahkan TNI untuk turun langsung ke bencana. Sedangkan TNI pun bisa terjun langsung ke bencana berdasarkan UU RI nomor 34 tahun 2004 tugasnya adalah Operasi Militer Perang dan Operasi Militer Bukan Perang termasuk penanggulangan bencana kemanusiaan.  Medi menambhkan bahwa konsep penanggulangan bencana sekarang lebih ke konsep kesiapsiagaan. “ Kita punya Sekolah/madrasah aman, kita punya desa tangguh bencana, kita mulai melaksanakan Hari Kesiapsiagaan  tanggal 26 April ini, kedepannya kita berharap diagendakan secara nasional dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo,” ujar Medi.

Ketua Civil Defense Cadet Corps Norza Abdullah menyampaikan terimakasihnya atas diterimanya kunjungan dari UHTM. Ia berharap knowledge sharing antara UHTM dan BNPB bisa menjadi pembelajaran dan rekomendasi bagi universitasnya. “ Kami belajar banyak dari BNPB, semoga kedepannya hubungan kerjasama bisa lebih ditingkatkan dari segi pendidikan dan pelatihan,’ tambah Norza.

Kunjungan UHTM ini diawali paparan dari Direktur Kesiapsiagaan dan dilanjutkan keliling diorama bencana yang berada di lantai 11 dan 12 serta penjelasan di Pusdalops mengenai Inaware dan bencana yang sedang terjadi yaitu Gunung Agung dan Sinabung. Setelah itu UHTM akan mengunjungi AHA Centre dan besok akan mengunjungi BPBD DKI Jakarta. (ayu)