Relokasi Solusi Permanen Banjir Baleenndah

Tweet

BANDUNG - Relokasi merupakan salah satu dari solusi permanen penanggulangan bencana banjir tahunan di 3 kecamatan yakni Kec. Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojong Soang, Kab.Bandung, Jawa Barat. Hal ini diungkapkan oleh Kepala BNPB Willem Rampangilei saat mendampingi Presiden Jokowi meninjau pembangunan kolam retensi di Kec.Baleendah, pada Senen (4/12).

Pada kesempatan ini, Presiden Jokowi memberikan bantuan kepada pengungsi banjir Baleendah sebanyak 300 paket yang terdiri dari 75 paket perlengkapan makan, 75 paket family kits, 75 paket peralatan dapur, dan 75 paket kids ware.

"Presiden sudah memberikan arahan untuk menanggulangi bencana banjir ini seperti relokasi penduduk, membuat terowongan air sungai citarum untuk mempercepat aliran air, normalisasi sungai dan memperbaiki drainase." Jelas Willem saat rapat koordinasi di GOR Inkanas Baleendah.

Saat ini seluas 6,8 hektar lahan di Kec.Baleendah sudah dibebaskan untuk pembangunan kolam retensi air sungai citarum. Kolam retensi ini berfungsi sebagai penampungan air sementara luapan anak sungai citarum yakni sungai cigado, cisangkui, dan cikapundung yang bermuara di Baleendah.

Saat curah hujan tinggi. Sering kali 3 sungai ini tidak dapat menampung debit air yang tinggi sehingga meluap dan menyebabkan banjir ke wilayah Kec.Baleendah.

Berdasarkan data BPBD Prov. Jawa Barat jumlah pengungsi saat ini per 3 Desember 2017, di Kec.Baleendah dan Dayeuh Kolot sebanyak 150 KK (484 Jiwa) yang terdiri 57 lansia, 45 balita, 2 ibu hamil, 40 anak, 22 ibu menyusui, dan 1 pengungsi sakit.

 

Sutopo Purwo Nugroho

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas