Kepala BNPB Hadiri Apel Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan di Palembang

PALEMBANG - Kepala BNPB Willem Rampangilei menghadiri apel kesiapsiagaan personel dan peralatan kebakaran hutan dan lahan Prov. Sumatera Selatan tahun 2017, Pada Sabtu (18/2). Apel dipimpin oleh Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin.

Apel ini dilaksanakan berdasarkan penetapan status siaga darurat bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Sumatera Selatan pada tanggal 31 Januari 2017.

Kepala BNPB dalam arahannya mengatakan bahwa tahun 2016 kebakaran hutan dan lahan menurun signifikan dibandingkan tahun 2015 yg dampaknya luar biasa hingga mengakibatkan kerugian Rp.221 triliun.

”Keberhasilan penanganan kebakaran hutan tahun 2016 sebenarnya ada 2 kunci keberhasilan yaitu upaya pencegahan yang maksimal dan faktor cuaca dimana tahun 2016 adalah kemarau basah" ujar Willem

Willem menambahkan ”Pelaksanaan apel ini adalah upaya kesiapsiagaan pencegahan kebakaran hutan sejak dini, karena kebakaran hutan dan lahan ini menyangkut reputasi bangsa dan hubungan antar negara tetangga, oleh sebab itu faktor kepemimpinan dan kolaborasi antar SKPD harus kuat, apalagi musim kemarau tahun 2017 adalah kemarau normal, dan ini adalah tantangan kita bersama"

Tujuan dari Apel ini adalah untuk meningkatkan kesiapsiagaan personil dan peralatan dalam mengahadapi kebakaran hutan dan lahan. Dan memfokuskan pada kegiatan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat

Apel ini juga merupakan dalam rangka mensukseskan pelaksanaan pertemuan tingkat tinggi restorasi landskap hutan regional asia pada bulan mei 2017 dan persiapan Asian Games 2018.

Kepala staff Kepresidenan Teten Masduki dalam keterangan persnya mengatakan bahwa ”saya diperintah oleh presiden untuk memastikan keseriusan pemerintah daerah khususnya Sumatera Selatan dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan dan upaya-upaya apa saja yang dilakukan dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan,” ujar Teten.

Apel dihadiri oleh 1350 peserta yang terdiri dari BPBD prov/kab/kota sumatera selatan, TNI/Polri, Satpol PP, dinas kehutanan dan relawan sinarmas.



Related posts