Kepala BNPB Lantik 39 Pejabat

                                                                    

JAKARTA- Regenerasi menjadi suatu kewajiban organisasi. Regenerasi merupakan proses alamiah yang agar menghasilkan outcome yang optimal pada keberlangsungan prestasi kinerja organisasi, maka perlu direncanakan secara lebih sistematis, terencana dan implementasinya didukung oleh semua pihak.

Guna penataan kembali para pejabat di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana. BNPB adakan pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat digelar, Jumat (9/2/2018), di Graha BNPB, Jakarta Timur. Pejabat yang dilantik sebanyak 15 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) dan 24 pejabat Administrator (eselon III), Surat pelantikan ini berdasarkan keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 85 Tahun 2018 tanggal 8 Februari 2018.

Kepala BNPB Willem Rampangilei dalam sambutannya mengatakan, "Saya mengucapkan selamat kepada pejabat yang baru saja dilantik dan diambil sumpah jabatannya. Kepada pejabat yang dilantik agar melaksanakan amanah jabatan ini dengan menunjukkan kinerja dan dedikasi yang baik, untuk kemajuan pembangunan dalam penanggulangan bencana.

Saya sangat menyadari tugas kita ke depan sangat berat dan bahkan akan semakin bertambah berat bersamaan dengan amanah dan kepercayaan yang semakin meningkat. Namun dengan semangat kebersamaan atau gotong royong dan didukung oleh loyalitas, integritas, serta etos kerja yang tinggi dari seluruh jajaran BNPB, saya berharap dan yakin bahwa kita akan mampu menghadapi tugas-tugas dengan baik dan optimal.

Pejabat yang dilantik secepatnya agar menyesuaikan diri dengan tugas barunya. Jadikan diri anda sebagai pemimpin-pemimpin yang dapat dipercaya, amanah, bisa dipegang ucapannya dan siap melayani. Tidak justru minta dilayani. Orang-orang pemenang adalah mereka yang mampu melakukan sesuatu yang lebih besar dari dirinya sendiri. Mari kita jadikan diri kita semua sebagai mata air yang jernih dimana pun kita berada yang memberikan kehidupan kepada sekitarnya." ujar Willem.

Integritas pegawai merupakan “best practice” di semua lini pembangunan dalam mewujudkan reformasi birokrasi. Upaya penyegaran dan percepatan regenerasi. Khususnya bagi pejabat struktural yang akan memasuki masa purna tugas. Pelantikan ini diharapkan dapat meningkatkan human capital yang cerdas, cekatan, profesional, berkemampuan dan bermental baik untuk dapat melaksanakan pemerintahan yang baik. (adi)

Related posts