Kerjasama BNPB dan Aiptinakes Percepat Ketangguhan Masyarakat Jawa Timur

MALANG – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Asosiasi Institusi Perguruan Tinggi Tenaga Kesehatan (Aiptinakes) menandatangani perjanjian kerjasama dalam penanggulangan bencana pada Jumat (10/3) di Malang, Jawa Timur.

Kerjasama itu memfokuskan untuk mempercepat pencapaian target program ketanggunhan masyarakat, termasuk Desa Tangguh Bencana (Destana). Pelibatan civitas akademia merupakan salah satu prioritas dari BNPB dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik di tingkat provinsi dan kota dalam penyebarluasan pengetahuan risiko bencana dan upaya pencegahan dan kesiapsiagaan.

“Sinergi pelibatan berbagai pihak ini diharapkan dapat menjadi contoh untuk wilayah lain,” ujar Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB B. Wisnu Widjaja pada Jumat (10/3) di Malang.

Penandatanganan kerjasama ini dilakukan oleh Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB B. Wisnu Widjaja dan Ketua Aiptinakes Jawa Timur dr. Abdurrachman. Perwakilan BPBD Provinsi Jawa Timur dan perwakilan Pemerintah Kota Malang menyaksikan penandatanganan tersebut.

Perjanjian kerjasama ini merupakan tindak lanjut nota kesepahaman antara BNPB dan Aiptinakes yang diselenggarakan di Yogyakarta pada tanggal 23 Februari 2017 lalu.

Perjanjian kerjasama ini mengikat 37 anggota Aiptinakes Jawa Timur baik di tingkat sekolah tinggi dan perguruan tinggi yang tersebar di wilayah Malang, Kediri, Blitar, Kota Surabaya, Lamongan, Jombang, Gresik, Mojokerto, Ponorogo, dan Nganjuk.

Direktorat Pemberdayaan Masyarakat BNPB

Related posts