Kolom Abu Erupsi Agung Capai 1.000 M

JAKARTA – Gunung Agung yang terletak di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali mengalami erupsi pukul 12.12 WITA hari ini (10/6). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi kolom abu mencapai 1.000 meter di atas puncak.

 

Abu vulkanik teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang mengarah condong ke timur dan tenggara. Durasi erupsi terekam melalui seismogram dengan amplitude 24 mm dan durasi sekitar 1 menit. Gunung dengan ketinggian 3.142 meter dari permukaan laut ini masih berstatus level III (Siaga).

 

Berdasarkan status tersebut, PVMBG merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari Kawah Puncak G. Agung. Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan G. Agung yang paling aktual/terbaru.

 

Rekomendasi berikutnya yaitu masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. Area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung.

 

Humas BNPB

 

Sumber: Magma Indonesia

Related posts