KUALITAS AIR DAN UDARA SINABUNG BAIK

Kabanjahe (29/1) – Selama erupsi, Gunung Sinabung yang terletak di Kabupaten Karo mengeluarkan abu vulkanik. Mengantisipasi dampak yang ditimbulkan oleh abu vulkanik, BTKLPP Kelas I Medan telah melakukan pemeriksaan terhadap kualitas udara dan air. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa kualitas udara dan air di beberapa titik tidak ditemukan parameter yang melebihi baku mutu dari parameter fisik, kimia, maupun mikrobiologi. 

Pemeriksaan ini telah dilakukan oleh BTKLPP pada tanggal 9, 13, 16 Januari 2014 di beberapa titik”, ujar dr. Eko, perwakilan PPK Kementerian Kesehatan, di Posko Satuan Tugas Nasional, pada Rabu (29/1). Pemeriksaan kualitas udara dan air dilakukan dibeberapa titik penampungan pengungsi seperti di wilayah Berastagi, Kabanjahe, Desa Samura dan Desa Sumbul. Parameter yang diperiksa masih sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (permenkes) 416/Menkes/PER/IX/1990 tentang Persyarakat Kualitas Air Bersih dan Permenkes 492/Menkes/PER/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum. 


Sementara itu, menurut dr. Eko bahwa abu vulkanik dapat memberikan dampak terhadap kesehatan pernafasan, penyakit mata, dan iritasi kulit. Berdasarkan data Posko Utama Penanggulangan Bencana Erupsi Sinabung, jumlah kasus penyakit yang banyak ditemukan terkait infeksi saluran pernafasan akut (ISPA). Terkait dengan persediaan obat-obatan, Kementerian Kesehatan telah memastikan bahwa persediaan cukup.

Related posts