Kunjungan Rombongan Anggota DPRD Kota Ambon ke BNPB

JAKARTA - Rombongan DPRD Kota Ambon, Kamis (07/11) melakukan kunjungan dan audensi ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Graha BNPB, Jakarta Timur.

Kunjungan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Ambon, Ely Toysuta, didampingi Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon, berserta jajaran anggota DPRD Kota Ambon lainnya.

Rombongan DPRD Kota Ambon diterima langsung oleh Direktur Kesiapsiagaan BNPB, Bambang Surya Putra didampingi jajaranya, hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Penanganan Pengungsi BNPB, Johny Sumbung beserta jajaran, selain itu juga hadir Jajaran dari Direktorat Rehablitilasi dan Rekontruksi BNPB, serta Direktorat Logistik dan Peralatan BNPB.

Dalam pertemuan tersebut Ketua DPRD Kota Ambon, Ely Toysuta menyampaikan bahwa sesuai tugas pokok dan fungsi DPRD terkait pengawasan terhadap penanganan korban bencana (gempabumi) di Kota Ambon dan mitigasi bencana, maka Komisi I DPRD Kota Ambon sebagai mitra BPBD perlu melakukan kunjungan untuk berkoordinasi dan berkonsultasi ke BNPB. Dasar kunjungan ini sesuai dengan surat yang telah dikirim dari Sekertariat DPRD Kota Ambon No.172.5/286/DPRD/2019 tertanggal 01 November 2019.

Sementara itu Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon, juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BNPB atas perhatianya yang begitu besar dalam upaya penanganan kejadian gempabumi di Ambon. Komisi I juga telah turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi warga yang terdampak, dan dampak kerusakan yang ada. Rapat koordinasi ini juga untuk menyampaikan aspirasi dari lapangan atas dampak kejadian gempabumi di Ambon.

Dari hasil penyampian dan diskusi antara anggota Komisi I DPRD Kota Ambon dengan BNPB, banyak hal yang bisa dicatat antara lain, bahwa BNPB memberikan upaya dan perhatian serius dan maksimal untuk penanganan bencana pasca kejadian gempabumi yang terjadi di Kota Ambon, baik untuk penanganan pengungsi, penanganan/perbaikan rumah warga yang terdampak, khusus untuk fasos/fasum serta insfrastruktur lainya BNPB berkoordinasi dengan K/L terkait.

BNPB bekerjasama dengan ITB telah memfasilitasi pemasangan 11 Seismograf yang tersebar di-beberapa titik di Provinsi Maluku dalam rangka memperkuat sistem peringatan dini, memantau aktivitas sumber gempa/sesar Kairatu dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana di Kota Ambon khususunya dan Maluku pada umumnya, hal ini mengingat tingginya intensitas kejadian gempabumi di Ambon saat ini.

Dari Direktorat Logisitik & Peralatan, juga telah banyak melakukan upaya terkait penanganan pengungsi yang terdampak bencana gempabumi di Ambon, dan dari Direktorat Rehab Renkon mempersiapkan langkah-langkah untuk melanjutkan kegiatan penanganan bencana yang masuk dalam fase rehab renkon.

Kedepan BNPB akan terus berupaya melakukan penanganan dari dampak kejadian gempabumi di Ambon tersebut. Disamping itu juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan, untuk penanganan sarana pendidikan yang terdampak serta untuk penguatan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Kota Ambon dan Maluku. Terus meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat sistem peringatan dini, hal ini penting mengingat Kota Ambon tahun 2020 akan menjadi tuan rumah Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB).

 

Direktorat Kesiapsiagaan BNPB

Related posts