Menjawab Tantangan Pembangunan Nasional

JAKARTA - Menjawab tantangan pembangunan nasional, pemerintah sudah memberikan komitmen yang kuat dalam melindungi masyarakat dari ancaman bencana. Salah satunya yang dilakukan BNPB adalah penguatan kelembagaan dengan melakukan kerjasama dengan pihak lain, yakni penandatanganan MoU. 
Sesuai amanat RPJMN 2015-2019, yang mengamanatkan untuk menurunkan angka Indeks Risiko Bencana Indonesia sebesar 30% di 136 kabupaten/kota. “Sasaran dalam RPJMN ini akan tercapai, apabila kita kita bersama-sama berkolaborasi, bergotong-royong melakukan upaya penanggulangan bencana pada masa prabencana, tanggap darurat dan pasca bencana” ucap Willem Rampangilei.
Penandatanganan MoU antara BNPB dengan ORARI, PP Muhammadiyah, PBNU, dan Universitas Indonesia di lantai 15 Graha BNPB, Jakarta (11/11). Penandatanganan dilakukan oleh Kepala BNPB, Willem Rampangilei, Ketua ORARI Letjen (purn) Sutiyoso, PBNU diwakili oleh KH.Aizudin Abdurahman,SH, dan Rektor UI diwakili oleh Dr.Hamid Holid.SH.  (acu).

Related posts