Pelayanan Kesehatan Psikososial Wujud Kepedulian Kepada Pengungsi Banjir Konawe

KONAWE - Sebagai wujud kepedulian Pemerintah terhadap pengungsi banjir Kabupaten Konawe, Direktorat Penanganan Pengungsi BNPB hari ini (11/07) melaksanakan kegiatan Pendampingan Penanganan Pengungsi Akibat Bencana Banjir di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Kegiatan ini dibuka oleh Plt. Direktur Penanganan Pengungsi Tavip Joko Prahoro dan ditemani Kasubdit Penempatan Pengungsi Joko Sri Wismoko serta Kasubdit Perlindungan dan Pemberdayaan Pengungsi Wing Prasetyo Ardi.

Kegiatan pendampingan pengungsi ini dibagi menjadi 2 tim dari Subdit Penempatan Pengungsi dan Subdit Perlindungan dan Pembedayaan Pengungsi, dan dilaksanakan di 2 tempat yaitu Desa Wonua Mbae, Kecamatan Konawe dan Desa Laloika, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Data pengungsi yang didapatkan Direktorat Penanganan Pengungsi di desa Wonua Mbae tercatat sebanyak 45 KK / 161 Jiwa, sementara di Desa Laloika sebanyak 95 KK / 318 jiwa yang mengungsi.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini Direktorat Penanganan Pengungsi memberikan pelayanan Psikososial yaitu memberikan dukungan psikososial menggunakan pendekatan berbasis kelompok dan keterlibatan pengungsi secara aktif. Memberikan pelayanan kesehatan meliputi layanan konsultasi dan pemberian obat-obatan oleh tenaga medis, serta mengadakan lomba menggambar dan mewarnai untuk anak-anak.

Pada kegiatan ini selain tim dari Direktorat Penanganan Pengungsi juga melbatkan BPBD Prov. Sulawesi Tenggara, BPBD Kab. Konawe, HIMPSI Prov. Sulawesi Tenggara, Dompet Dhuafa perwakilan Sulawesi Tenggara, dan didukung Camat Pondidaha serta Camat Konawe.

Tujuan diselenggarakannya kegiatan Pendampingan Penanganan Pengungsi Akibat Bencana Banjir konawe adalah untuk meminimalkan risiko kesehatan mental yang dapat muncul akibat mengungsi dalam jangka waktu lama, memberikan layanan kesehatan fisik/penyakit ringan dan informasi akses pelayanan kesehatan lanjutan, memberikan kegiatan hiburan serta bermain bersama anak-anak di tempat pengungsian.

Dengan demikian kegiatan ini selain dapat memberikan dampak positif kepada pengungsi, sinergitas penyelenggaraan kegiatan diharapkan dapat menjadi contoh kepada seluruh stakeholders terkait dengan koordinasi dan pelaksanaan pendampingan pengungsi yang terintegrasi .

 

Humas BNPB

Related posts