Pembakaran Hutan dan Lahan Masih Marak di Sumatera dan Kalimantan

JAKARTA - Hasil Operasi Darurat Asap Sumatera dan Kalimantan pada Minggu (13/9) pukul 20.00 WIB adalah sebagai berikut: 1) Hotspot: - Sumatera 944 titik (Bengkulu 13, Jambi 186, Sumsel 542, Lampung 69, Riau 16, Sumbar 16, Babel 2, Kepri 3). - Kalimantan 222 titik: (Kalbar 26, Kalsel 54, Kalteng 142). Masih banyaknya hotspot ini mengindikasikan bahwa pembakaran hutan dan lahan masih terus berlangsung bahkan hingga ke Taman Nasional. Pemadaman berhasil dilakukan tapi pembakaran juga masih terus dilakukan. 2) Jarak pandang: Asap masih menutup sebagian wilayah Sumatera dan Kalimantan. Asap pekat terdapat di Riau, Sumsel, Jambi, Kalteng dan Kalsel. Jarak pandang beberapa daerah: Pekanbaru 1300m, Rengat 200m, Pelalawan 300m, Dumai 200m, Jambi 350m, Palembang 5000m. Sedangkan di Kalimantan antara lain: Banjarmasih 100m, Kalimantan Tengah 200 m. 3) Kualitas udara: Pekanbaru Sangat Tidak Sehat hingga Berbahaya, Jambi Tidak Sehat, Palembang Sedang, Pontianak Sangat Tidak Sehat, Palangkaraya Baik. 4) Pemadaman darat Satgas darat di Kalimantan Tengah sampai hari ini sudah memadamkan 99 ha lahan terbakar. Di Riau 4.254 ha dipadamkan. 5) Pemadaman udara - Kalimantan Tengah 2 heli di Pulau Pisang sebanyak 37 sorti. - Kalimantan Selatan 1 helikopter off dan 1 helikopter baru datang. - Kalimantan Barat helikopter off sedang maintenance. -Riau heli tidak bisa operasi karena kabut asap. -Sumatera Selatan 2 helikopter dengan 103x sorti. -Jambi heli MI dan pesawat Air Tractor tidak terbang, water bombing hanya dengan MI-17. 6) Pemadaman dengan Teknologi Modifikasi Cuaca. - Kalimantan Barat TMC 1 ton di Sanggau. -Riau 1 ton di wilayah utara Pekanbaru. - Sumatera Selatan tidak terbang karena tidak ada awan. 7) Gakkum: Polri dan PPNS masih melakukan penegakan hukum. Di Riau 30 orang tersangka. Polri melakukan penyelidikan terhadai 13 perusahaan dan 55 orang diperiksa. Di Sumatera Selatan Polri melakukan penyelidikan 13 perusahaan. Di Jambi 25 orang tersangka. Sekolah diliburkan di Riau, Jambi, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data, Informasi & Humas BNPB

Related posts