PENGANUGERAHAN KREATIVITAS KEBENCANAAN 2013

BNPB menyelenggarakan acara Penganugerahan Kreativitas Bidang Kebencanaan Tahun 2013. Penyelenggaraan ini merupakan puncak dari pelaksanaan lomba kreativitas kebencanaan kategori Karya Tulis Jurnalistik, Fotografi, Film Dokumenter dan Tokoh Inspiratif. Selain itu penghargaan khusus juga diberikan kepada media massa yang selama ini berperan aktif dalam penyebaran informasi dan peliputan kebencanaan. Penghargaan Pengabdian Insan Kemanusiaan merupakan acara puncak dari seluruh rangkaian acara Penganugerahan Kreativitas Bidang Kebencanaan 2013 yang diselenggarakan di Hotel Redtop Jakarta pada Selasa, 12 November 2013.

Dalam sambutan acara pembukaan, Kepala BNPB DR. Syamsul Maarif, M.Si, menyampaikan peningkatan peserta lomba yang tahun ini mencapai 866 peserta, menunjukkan bahwa sebuah ide, kreativitas dan ilmu pengetahuan tidak akan pernah berhenti pada satu titik, begitu juga dengan bencana. Saat ini dibutuhkan sebuah ide, kreativitas dan ilmu pengetahuan yang dapat mendahului kejadian bencana itu sendiri sehingga bangsa ini dapat selalu siap dalam situasi dan kondisi apapun di dalam wilayah kesatuan Indonesia yang memang sangat rawan bencana.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun sebuah jembatan dan wadah komunikasi antara masyarakat, dunia usaha dan pemerintah dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat untuk mendukung program pengurangan risiko bencana dalam rangka mewujudkan bangsa yang tanggap, tangkas dan tangguh menghadapi bencana. Pada kesempatan itu juga, Kepala BNPB mengharapkan acara ini dapat terus berlangsung di tahun-tahun mendatang dan menambahkan kategori lomba yaitu, lomba lagu dan cerita rakyat sebagai media edukasi masyarakat.

Adapun Penghargaan Citra Adiluhung untuk kategori fotografi : 1. “Terobos Banjir”, Astra Bonardo (Jakarta), 2. “Tinggal Puing”, Albert Ivan Damanik (Medan), 3. “Melepas Lelah”, Noverdianto Arsyad (Jakarta). Penghargaan Citra Leka Birawa untuk kategori Film Dokumenter : 1. “Huntara”, Muhammad Eko Pangga (Mahasiswa STTM MMTC Yogyakarta), 2. “Setitik Asa Dalam Lumpur”, Eagle Institute Indonesia, 3. “Ancaman dan Titah Sultan”, Derie Imani (Kompas TV). Penghargaan Citra Carita Parama untuk kategori Karya Tulis : 1. “Pengembangan Teknologi Mitigasi Bencana Alam”, Ida Tungga Gautama (Yogyakarta), 2. Sri Mulyadi (Semarang). 3. Muhammad Aslam (Yogyakarta).

Sementara itu, penghargaan “Reksa Utama Anindha” untuk Tokoh Inspiratif diberikan kepada Mayjen TNI Agus Sutomo (Danjen Kopassus), Karel Albert Ralahalu (Mantan Gubernur Maluku), Arlian Puri Anggraeni (Siswi SMAN 8 Bandung), Prof. dr. Andi Husni Tanra (Dokter Anastesi – RS. Ibnu Sina Makassar). Hening Parlan (Aktivis Humanitarian Forum Indonesia – Jakarta) dan Purnama (Penjahit / Persatuan Penyandang Difabilitas Indonesia - Yogyakarta). 

Penghargaan Khusus “Citra Dharma Bakti” untuk media massa diberikan kepada : Media Indonesia, Metro TV, Radio Elshinta, RRI Pro3 dan Radio KBR68H. Sedangkan Penghargaan “Darma Widya Argya” untuk Pengabdian Insan Kemanusiaan diserahkan langsung oleh Kepala BNPB kepada UPT Hujan Buatan – BPPT dan Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc. Phd – Wakil Rektor UGM Yogyakarta atas perannya dalam menerapkan ilmu pengetahuan dalam misi kemanusiaan. (Ty)


Related posts