Perempuan dan Anak-Anak Berisiko Meninggal 14x Lebih Besar

PADANG - Perempuan diangkat menjadi tema karena menurut penelitian Perempuan dan anak anak berisiko meninggal 14x lebih besar dari pria dewasa pada saat terjadinya bencana. Pembelajaran di Indonesia, 60-70% korban bencana adalah wanita dan anak-anak serta orang lanjut usia. Korban Tsunami Aceh terbanyak adalah ibu yang meninggal bersama anaknya. Hal ini disampaikan Deputi bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Harmensyah di Padang (29/3) pada saat membuka acara Bimbingan Teknis Srikandi Siaga Bencana.

Bukti lainnya menunjukkan bahwa pada bencana Cylone di Bangladesh tahun 1991, total korban 14.000 (90% perempuan). Pada badai Katrina di US, sebagaian besar korban adalah ibu-ibu Afro-American beserta anak-anaknya.

Kegiatan ini merupakan upaya dalam memperkuat kapasitas kesiapsiagaan perempuan untuk menjadi guru siaga bencana untuk keluarganya. agar setiap keluarga mengenal ancaman risiko di lingkungannya, mampu menyusun rencana kesiapsiagaan keluarga, serta mengetahui cara penyelamatan dini bencana sehingga mengurangi korban dan kerugian yang timbul akibat bencana.

Sebanyak 120 peserta wanita dari berbagai organisasi se-Sumatera Barat mengikuti kegiatan ini yang diselenggarakan di kantor Gubernur Provinsi Sumatera Barat. Dengan tema “Perempuan menjadi Guru Siaga Bencana, Rumah menjadi Sekolahnya”.

Latihan kesiapsiagaan yang dilaksanakan ibu-ibu diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan keluarga terhadap bencana dan pada gilirannya berkontribusi atas keselamatan seluruh orang yang tinggal di Indonesia.

Materi yang diberikan antara lain adalah memahami potensi bencana di wilayah kita (Inarisk), kesiapsiagaan bencana untuk keluarga, praktek menyusun rencana kesiapsiagaan keluarga, penyelamatan dan perlindungan diri dari bencana, praktek penyelamatan dan perlindungan diri dari bencana.

Humas BNPB 

Related posts