Perluas Akses Pendidikan Untuk Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Bencana, BNPB Tandatangani Mou dengan IndonesiaX

DEPOK - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menandatangani Memorandum of Understanding atau Nota Kesepahaman Bersama dengan IndonesiaX. Penandatanganan ini dilakukan dalam rangka memperluas akses pendidikan melalui platform pendidikan belajar online terbuka masif (Massive Open Online Course) yang dimiliki oleh IndonesiaX, untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana.

 

Penandatanganan ini secara resmi dilakukan oleh Kepala BNPB, Willem Rampangilei, bersama dengan Presiden Direktur  IndonesiaX, Lucy Mangoendipoero Pandjaitan pada saat penyelenggaraan seminar dan kelompok diskusi terarah yang diselenggarakan oleh IndonesiaX dan Pusat Riset dan Respon Bencana Universitas Indonesia yang bertema, Disaster Management; How to Lessen The Impact of Disaster, di ruang Promosi Doktor, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia, Depok (5/5).

 

Kepala BNPB mengatakan dengan ditandatanganinya nota kesepahaman ini, dunia pendidikan dan BNPB secara tidak langsung turut mengurangi angka indeks risiko bencana di Indonesia. "Semakin meningkatnya pemahaman masyarakat luas tentang penanggulangan bencana yang dapat diakses secara mudah, diharapkan 'budaya sadar bencana' di masyarakat juga semakin meningkat. Semakin peduli dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dengan potensi bencana disekitarnya, dengan Kenali Bahayanya Kurangi Risikonya", ucap Willem Rampangilei.

 

Indonesia adalah salah satu negara paling rawan bencana di dunia. Berbagai upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana melalui berbagai metode pendidikan dan pelatihan telah dilakukan oleh BNPB. Sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia No. 24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, BNPB, melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana (Pusdiklat PB) telah mempersiapkan berbagai modul dan materi pendidikan dan pelatihan, berikut dengan sarana dan prasarananya yang berlokasi di kawasan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian, Sentul, Bogor.

 

Seiring dengan perkembangan jaman dimana saat ini peran teknologi digital telah merubah banyak pola hidup masyarakat, BNPB pun mempertimbangkan adanya penyesuaian metode pembelajaran melalui pendidikan online.

 

Saat ini IndonesiaX telah memiliki video kursus dengan judul Disaster Management, yang diproduksi atas kerjasama antara organisasi dan Universitas Indonesia.

 

Presiden Direktur IndonesiaX, Lucy Mangoendipoero Pandjaitan menjelaskan bahwa, kursus Disaster Management tersebut nantinya akan  dilengkapi dengan kursus dari BNPB yang meliputi tiga (3) tahap yaitu; prabencana, saat tanggap darurat dan pascabencana. Kursus ini akan dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia, khususnya para pekerja dan relawan BNPB dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kapan dan dimana saja secara gratis selama terkoneksi internet.

 

“IndonesiaX konsisten untuk membawa pendidikan dan skills development ke pelosok negeri yang dapat dijangkau internet,” Lucy menegaskan.

 

Sebagai organisasi nonprofit yang menawarkan kursus online gratis dari universitas-universitas dan perusahaan-perusahaan terbaik di Indonesia, IndonesiaX terus melakukan sinergi dengan institusi terbaik dan terpercaya seperti BNPB.

 

Hal ini sejalan dengan misi IndonesiaX, yaitu mengurangi disparitas akses pendidikan di Indonesia, melalui penyediaan pendidikan berkualitas dan pengetahuan mengenai keterampilan hidup yang kontekstual dan lebih dekat bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

 

“IndonesiaX dalam usahanya untuk memenuhi kehausan keilmuan, terus berusaha menampilkan para ahli yang prominent dari perguruan tinggi dan lembaga ternama untuk berbagi ilmu dan pengalaman. Dan itu semua dilakukan secara masif, agar terjadi kapitalisasi pengetahuan untuk mewujudkan masyarakat berbasis pengetahuan (knowledge based society) hingga ke pelosok ” ujar Ketua Dewan Penasehat IndonesiaX yang juga adalah Guru Besar ITS, Menteri Pendidikan Indonesia (2009-2014), dan Menteri Komunikasi dan Informatika (2007-2009), Prof. M. Nuh.

Sutopo Purwo Nugroho

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Related posts