PSI DURI CAMP DI ATAS 100

Pekanbaru (4/7) – Hari ke-14 penanggulangan bencana asap Provinsi Riau masih berlangsung hingga hari ini. Dilaporkan indeks kualitas udara atau Pollutant Standard Index (PSI) sudah menunjukkan kondisi baik. Pemantauan kualitas udara di wilayah Chevron per 4 Juli 2013 sebagai berikut Rumbai 77.50, Minas 30, Duri camp 112, Duri field 95, dan Dumai Camp 77.  PSI dengan nilai 101 - 199 merupakan indicator kuning atau tidak sehat. 


Citra satelit NOAA-18 per 3 Juli 2013 mengidentifikasi 25 hotspot yang tersebar di Bengkalis, Indragiri Hulu, Pelalawan, Rokan Hulu, dan Siak. Dari pantauan satgas darat, banyak titik-titik asap yang belum padam di atas wilayah Dumai. Sementara itu, rencana kegiatan hari ini water bombing, modifikasi cuaca, dan pemadaman darat terus dilakukan untuk titik asap dan api teridentifikasi tersebut. Tercatat 15.269 ha luas lahan yang terbakar sampai dengan 24 Juni 2013. 


Meskipun beberapa titik asap telah ditanggulangi, Dinas Lingkungan Hidup menjelaskan bahwa tetap perlu kewaspadaan tinggi. Ini karena kondisi cuaca kemarau yang berlangsung hingga bulan Agustus. 


Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Syamsul Maarif, yang hadir pada briefing pagi ini mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas upaya penanggulangan hingga hari ini. Kepala BNPB tetap berpesan bahwa masyarakat harus terus dilibatkan. “Kenapa yang lalu-lalu masyarakat terlibat dan sekarang ini seolah-olah ini pekerjaan BNPB dan TNI”, ungkap beliau.  


Dalam penanggulangan bencana asap ini, sekitar 1.500 dari elemen sipil terlibat untuk membantu operasi satgas pemadaman api dan asap. 


Hingga kini, bencana asap berdampak pada kesehatan masyarakat. Dinas Kesehatan mencatat  14.214 orang terkena ispa, 883 pnemoni, 773 asma, 929 infeksi kulit dan 841 iritasi mata. Dinas kesehatan telah mencadangkan sebanyak 162.500 masker. 


Related posts