Sangihe Tanggap Darurat Bencana Hingga 4 Juli 2016

JAKARTA - Update perkembangan bencana banjir, tanah longsor dan gelombang pasang di kab kepulauan Sangihe Jumat 24 juni 2016 pukul 11.30 WITA Sbb:  1. Kejadian Banjir, tanah longsor dan gelombang pasang berlangsung sejak tanggal 20 s.d 21 juni 2016 , menimpa 6 kec, ( Kec. tahuna, Kecamatan Tahuna Barat, Kecamatan Tahuna Timur, Kecamatan Manganitu, Kecamatan Kendahe, Kecamatan Tamoko, Kecamatan Manganitu Selatan dan Kecamatan Tatoareng) 2. Dampak bencana: a. korban jiwa: - 5 orang meninggal dunia. - 4 Orang hilang. - 3 orang luka berat. b. Kerusakan Pemukiman - 133 unit rusak berat. - 23 unit rusak sedang. - 69 unit rusak ringan. c. Infrastruktur: - Jembatan 4 unit - Ruas jalan 2 km di 2 Kecamatan masing-masing 1km, yg mengakibatkan 2 Kelurahan terisolir - Sarana Air Bersih - Talud Sungai d. Fasilitas Pemerintah: - 1 Unit Sekolah RB - 3 unit Sekolah tergenang tanah longsor - 2 Unit RB Rumah Ibadah - 1 Unit RB Pasar Desa - 1 Unit RB Bank Sampah  Total kerugian  sementara Rp. 57.091.500.000. 3. Pengungsi: a. Jumlah pengungsi - 513 KK, 1.917 Jiwa. b. Lokasi Pengungsian: - Gereja Moria Kel. Kol. Akembawi. - Gereja Lohongtulumang. - Gereja Sion Kel. Kol. Beha. - Rumah Penduduk Kel. Kol. Beha Baru. - SD GMIST Sion Beha. - Rumah Penduduk Kel. Tapuang. - Rumah Penduduk Kel. Enempahembang. 4. Kebutuhan mendesak: a. kebutuhan dasar pengungsi, dapur umum dan Buferrstock , air bersih, wc darurat dan manajemen pengungsian . b. Pengalian longsoran yg menimbun Korban jiwa. c. Pembukaan akses jalan. d. Normalisasi alur sungai. e. Perbaikan sarana air bersih. f. Perbaikan jaringan listrik  5. Upaya penangan yg sudah dilakukan a. Bupati sudah mengeluarkan SK Penetapan Status Keadaan Darurat Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Gelombang Pasang di Kab. Kepulauan Sangihe selama 14 hari sejak 21 Juni hingga 4 Juli 2016. b.BNPB -Penyaluran Bantuan dana siap pakai sebesar Rp350 juta oleh Direktur Tanggap Darurat BNPB yang diterima Bupati Kepl. Sangihe. -Kegiatan hari ini Tim BNPB berkoordinasi dengan Bupati & Wakil Bupati, didampingi BPBP Prov. Sulut, BPBD Kepl. Sangihe & SKPD terkait dan meninjau lokasi bencana banjir dan tanah longsor, sekaligus meninjau lokasi pengungsian di Kelurahan Tahuna & Kelurahan Tahuna Barat. c. BPBD Provinsi Sulut      Penyaluran buffer stock dan peralatan. d. BPBD Kepulauan Sangihe: - Masih terus diupayakan untuk pencarian baik korban yang tertimbun longsor dan korban yg hilang dilaut akibat angin kencang. - Melakukan pembersihan material longsor yang menutupi rumah-rumah penduduk, rusal jalan, sarana air bersih dan drainase. 6. Kendala - Pencarian korban yang tertimbun longsor dan korban hilang dilaut terhambat akibat cuaca yang masih tidak menentu. - Dibutuhkan air bersih untuk kebutuhan ditempat pengungsian. - Akses jalan menuju lokasi masih sulit dijangkau karna tertimbun material longsor. 7. Rekomendasi dari BNPB - Segera diaktifkan Posko Darurat Penanganan Bencana Darurat Banjir & Tanah Longsor, agar penanganan Darurat bisa cepat terkoordinasi. - Akurasi data pengungsi perlu menjadi perhatian serius. - Memaksimalkan pencarian, penyelamatan dan evakuasi untuk mengurangi dampak ikutan. - Agar mempercepat pengerahan bantuan dasar dan akuntabilitas penyaluran. Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Related posts