Sekolah Shelter Upaya Kota Padang Wujudkan Ketangguhan Bangsa

Padang – Sekolah Shelter adalah salah satu upaya kota Padang mewujudkan Ketangguhan Bangsa. Sekolah Shelter dibangun karena awalnya shelter di Padang hanya digunakan untuk tempat evakuasi saat bencana tetapi tidak digunakan saat tidak terjadi bencana. Kota Padang kemudian memunculkan ide untuk membangun shelter yang bisa digunakan tidak hanya saat bencana tetapi saat tidak terjadi bencana.

Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menyampaikan saat Seminar dan Rapat Kerja III Indonesia – Indonesia Ocean Local Government Forum (IOLGF) dengan tema “Melalui IOLGF Kita Wujudkan Masyarakat yang Siaga Bencana Berbasis Sekolah Shelter” yang dihadiri oleh kepala UP di lingkungan provinis Sumbar dan anggota IOGLF (3/5). Mahyeldi memaparkan bahwa ide pembangunan sekolah shelter ini harus didukung secara bersama-sama. “ Lebih dari 500 ribu jiwa berada dilokasi rawan gempabumi di kota Padang. Jika terjadi bencana, hampir setengah penduduk kota Padang di evakuasi ke shelter,” paparnya.  Karena itu pembangunan shelter menjadi sangat penting di kota Padang. Ia juga menegaskan bahwa IORA telah mengembangkan beberapa prakarsa penting, salah satunya adalah terbitnya Deklarasi Maritim pada tahun 2015. Selain itu Pemerintah Kota Padang juga berupaya mewujudkan masyarakat yang tangguh dan siaga bencana dengan membina forum kelompok siaga bencana serta organisasi non pemerintah yang fokus pada kebencanaan."Pengoptimalan pembinaan kelompok siaga bencana di setiap kelurahan terus dilakukan sebagai upaya mewujudkan masyarakat tangguh bencana," ujar Mahyeldi.

Sementara itu Kepala BNPB Willem Rampangilei menyampaikan pentingnya merubah paradigma kebencanaan. Sebelum Sendai Framework, ada Hyogo Framework yang fokus pada penanganan darurat dan saat ini, Indonesia mulai menerapkan Sendai Framework yang fokus pada  Pengurangan Risiko Bencana. Willem  menambahkan bahwa kita harus belajar dari  kota Padang dengan konsep sekolah shelternya selain itu Padang juga sudah mengikuti building code, dan struktur bangunan yang mengikuti aturan.

Pemerintah Kota Padang menggelar Konfrensi Tingkat Tinggi Ocean Rim Association (KTT IORA) pada 20-23 Oktober 2015 dan hasilnya adalah terbentuknya Forum yaitu Indonesia - India Ocean Local Government Forum (Indonesia - OLGF). Forum ini memiliki 77 anggota kabupaten/kota di Indonesia. Seperti diketahui bahwa tujuan didirikannya Indonesia-IOLGF adalah sebagai pilar baru dalam IORA, pilar Pemerintah Daerah / Local Government dalam upaya menopang peran Pemerintah Pusat dalam melakukan kerjasama regional di IORA.(ayu). 

  



Related posts