Sinergi Kemitraan dalam Pengabdian Masyarakat

YOGYAKARTA - Direktur PRB BNPB, Raditya Jati mewakili Deputi Pencegahan menjadi narasumber kegiatan workshop dengan tema Sinergi Program Kemitraan Dalam Kegiatan Pengabdian Masyarakat UGM tahun 2019 di Tara Hotel, Yogyakarta (29/8). Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor 2 UGM dan dihadiri sekitar 300 peserta. Dalam kesempatan ini BNPB bersama Kementerian Desa, Kementerian BUMN, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadi narasumber diskusi panel untuk mempersiapkan dan menguatkan kerjasama dalam bidang pengabdian masyarakat UGM agar lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat. 

Dr. Raditya Jati,S.Si, M.Si - BNPB dalam paparannya menjelaskan bahwa saat ini tantangan kita bersama adalah untuk memperkuat upaya mitigasi bencana baik struktur maupun non struktur disegala aspek pembangunan. Dalam mitigasi non struktur peran mahasiswa dapat dilakukan dalam mengenalkan pemahaman risiko bencana ke masyarakat dan meningkatkan kapasitasnya dalam menghadapi bencana. Saat ini BNPB sudah memiliki aplikasi inarisk yg dapat digunakan masyarakat untuk mengetahui potensi ancaman bencana dimanapun diseluruh Indonesia sehingga dapat disiapkan strategi mitigasinya. Diharapkan mahasiwa KKN dapat ikut mengkampanyekan aplikasi ini secara luas ke masyarakat khususnya yg tinggal di daerah rawan bencana.

Melalui workshop ini maka peluang kerjasama BNPB dg program KKN UGM yang dapat dilakukan ke depan terkait mitigasi dan pencegahan antara lain melalui kegiatan Desa Tangguh Bencana, Satuan Pendidikan Aman Bencana, Sosialisasi kebencanaan, mitigasi struktur partisipatif, mitigasi pemanfaatan air bersih, sekolah berbasis ekosistem spt sekolah sungai, sekolah laut dan sekolah gunung, pengembangan sistem peringatan dini, evakuasi mandiri, pengembangan peta risiko berbasis masyarakat, pembentukan relawan desa, serta kegiatan kebencanaan lainya.

Related posts