SRC PB WILAYAH BARAT GELAR ANTISIPASI BANJIR JAKARTA

JAKARTA (2/12). Belajar dari pengalaman penanganan bencana banjir Jakarta awal tahun 2013, BNPB bersama unsur kementerian/lembaga dan pemda DKI melaksanakan gelar Satuan Reaksi Cepat (SRC) Penanggulangan Bencana wilayah barat di Jakarta pada 1 Desember 2013. Gelar dilakukan di Jalan Kalibata di area flyover Kali Ciliwung. Kegiatan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan serta peningkatan kemampuan dalam menghadapi segala kemungkinan terjadinya bencana banjir oleh unsur pemerintah, swasta, dan masyarakat setempat.

Acara ini diikuti 700 peserta yang terkait dengan upaya penyelamatan, evakuasi, dan pemenuhan kebutuhan dasar saat bencana. SRC PB Wilayah Barat beranggotakan TNI, Polri, BNPB, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pekerjaan Umum, BASARNAS, Kementerian Sosial, BPPT, DVI (Disaster Victim Identification) Polri sejumlah 230 personel. Unsur pemerintah daerah DKI meliputi 470 orang dari BPBD, Damkar, Satpol PP, Dinkes, Dishub, Kodim, Polres, unsur kecamatan dan kelurahan Kalibata-Cawang, relawan STIKES Binawan, ORARI, RAPI, dan masyarakat setempat sebagai penimbul situasi atau "bulsi." 

Selain simulasi keahlian personel penanggulangan bencana, acara ini juga menampilkan kekuatan peralatan PB, di antaranya mobil serbaguna, ambulans, toilet mobile, perahu amfibi, light tower, dan perahu karet. Selain itu, dapur umum, mobil radar BPPT, Damkar DKI, mobil DVI Polri, serta peralatan penyelamatan untuk arus deras dan vertical rescue. Tenda POSKESLAP dan tenda keluarga sebagai shelter pengungsi juga dipersiapkan pada gelar kali ini.

Acara bertema "Melalui Gelar SRC PB wilayah barat, kita tingkatkan profesionalisme dan kerjasama dalam penanganan darurat bencana" ini dimulai pukul 08.00 WIB. Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Utama BNPB. Persiapan gladi lapangan dan simulasi telah dilaksanakan sejak Jumat 29 November 2013.

 

Related posts