Table Top Exercise Kesiapsiagaan Menghadapi Ancaman Bencana Banjir Kota Surakarta Jawa Tengah

SURAKARTA - Pada hari Senin tanggal 12 Oktober 2015 di Gedung Bakorwil Jalan Brigjen Slamet Riyadi Surakarta, diadakan kegiatan Table Top Exercise (TTX). Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Ekonomi Pembangunan Kesejahteraan Rakyat (Kesbangkesra) yang mewaliki Walikota Solo. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka meningkat pemahaman dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana banjir di Kota Surakarta dengan melibatkan peserta dari Kota Surakarta (BPBD dan SKPD terkait,  Kodim, Polres, tokoh masyarakat, LSM lokal), Kabupaten/kota tetangga yang tergabung dalam “Solo Raya” (Boyolali, Karanganyar, dan Sukorejo), BPBD Provinsi Jawa Tengah, dan BNPB.

Persiapan kegiatan ini dilakukan sejak tanggal 11 Oktober 2015 dengan melibatkan fasilitator pengendali, dan tim evaluasi. Sedangkan pada tanggal 12 Oktober dilakukan pembukaan secara resmi dan dilanjutkan dengan seminar sebagai sarana pembekalan (academic session). Lebih lanjut pada tanggal 13 Oktober akan dilakukan metode Geladi ruang (Table Top Exercise) yang merupakan latihan unsur pimpinan/pengambil keputusan tanpa pengerahan personil hanya dengan cara diskusi.

Kegiatan TTX kali ini bertemakan membangun peran serta elemen masyarakat untuk meningkatkan ketangguhan dalam mengantisipasi ancaman banjir di Kota Surakarta. TTX ini juga merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan bulan Peringatan Pengurangan risiko Bencana.

Sasaran kegiatan ini adalah untuk mewujudkan peningkatan pemahaman mengenai risiko ancaman yang nyata serta identifikasi permasalahan yang ada dalam menghadapi ancaman bencana di Kota Surakarta dan terwujudnya peningkatan pemahaman peran dan fungsi para pemangku kepentingan yang terkait dalam peringatan dini bencana banjir dan komando tanggap darurat. Lebih lanjut kegiatan ini ingin mewujudkan peningkatan mekanisme komando, koordinasi dan kerja sama antara pemerintah lokal dan nasional serta terhimpunnya masukan untuk penyempurnaan rencana kontinjensi rencana operasi dan SOP Penanganan darurat bencana banjir Kota Surakarta.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini akan memberikan pemahaman dan materi tentang sistem peringatan dini dan sistem tanggap darurat bencana banjir, prosedur hubungan antar lembaga/instansi dan gambaran koordinasi antara tingkat nasional dan daerah, baik dari unsur pemerintah maupun non pemerintah dalam diseminasi peringatan dini banjir. Serta tidak ketinggalan membahas keterlibatan sektor swasta dan masyarakat termasuk kelompok rentan dan pemahaman tentang rencana kontinjensi/operasi dan SOP penanganan bencana banjir Kota Surakarta.

Related posts