Tanggap Darurat Bencana Karhutla Kab. Kotawaringin Barat

Pangkalan Bun – Dengan ditetapkannya masa tanggap darurat bencana karhutla Kab. Kotawaringin Barat Prov. Kalimantan Tengah, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei didampingi Direktur Kesiapsiagaan BNPB Medi Herlianto melaksanakan rapat koordinasi penanganan karhutla yang terjadi di Kantor Bupati Kab. Kotawaringin Barat, pada kamis  (11/8).

Kepala BNPB dalam keterangan persnya mengatakan bahwa, “pemerintah pusat akan melakukan pendampingan berupa dukungan anggaran, peralatan dan teknis, untuk bantuan bantuan peralatan hari ini akan di deploy 2 heli”, ujar Willem.

BPBD Kotawaringin Barat bekerjasama dengan TNI dan POLRI terus melakukan operasi pemadaman karhutla.  “Karhutla saat ini tidak separah tahun lalu, karena mulai bulan juni siaga pengendalian karhutla sudah ditetapkan dengan melakukan pemadaman titik api, sosialisasi dan penegakan hukum bagi pelaku karhutla”, ujar Hermon Kepala Pelaksana BPBD Kab. Kotawaringin Barat.

Kotawaringin Barat merupakan salah satu Kabupaten terluas di Kalimantan Tengah dengan luas wilayah mencapai 765.096.94 Ha, dengan kawasan hutan 615,529.69 Ha dan Kawasan Non Hutan 149,567.26 Ha. sehingga apabila terjadi bencana kebakaran hutan dan Lahan dapat menimbulkan dampak yang sangat besar seperti kerusakan Lingkungan, Kerugian sektor ekonomi serta terhambatnya akses transportasi.

Related posts